Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palembang merilis potensi cuaca ekstrem yang sempat terjadi mulai menurun. Bukti penuruunan ditandai dengan kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu, serta kelembapan udara kembali normal.
"Cuaca ekstrem merupakan fenomena alam yang tidak normal dan tidak lazim. Namun dalam sepekan ke depan, prediksi intensitas cuaca ekstrem berkurang meski tetap ada (potensinya)," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi dari BMKG Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sinta Andayani, melalui siaran pers yang diterima IDN Times, Kamis (20/7/2023).
