Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Kecamatan di OKU Selatan Terendam Air Pasca Banjir Bandang
Proses evakuasi warga terdampak banjir (Dok: BPBD Sumsel)

OKU Selatan, IDN Times - Banjir bandang yang melanda OKU Selatan meluas ke enam kecamatan mulai dari Kisam Tinggi, Muaradua, Muaradua Kisam, Runjung Agung, Buay Sandang Aji dan Buana Pemaca. Banjir bandang tersebut dipicu hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, hingga mengakibatkan air di Hulu Sungai Saka meluap.

"Total ada 457 rumah yang terdampak banjir. Banjir bandang ini juga mengakibatkan jatuhnya satu korban jiwa," ungkap Ansori, Rabu (5/7/2023).

1. Lahan warga 4 Ha rusak

Proses evakuasi warga terdampak banjir (Dok: BPBD Sumsel)

Banjir bandang yang terjadi di OKU Selatan juga merendam sebagian kebun warga dan merusak fasilitas umum. Beberapa jalan raya yang menjadi akses penghubung antar wilayah juga terendam banjir.

"Ada sekitar 4 Hektare (Ha) kebun yang terendam, yakni 2 Ha kebun jagung dan 2 Ha kebun pisang," jelas dia.

2. BPBD ingatkan warga berhati-hati

Banjir bandang yang terjadi di OKU Selatan (Dok: BPBD Sumsel)

Tim SAR gabungan masih bersiaga di wilayah rawan banjir susulan, dan mengimbau masyarakat untuk menjauhi bantaran sungai. BPBD menilai banjir susulan bisa saja terjadi suatu waktu.

"Posko siaga bencana sudah didirikan dan akan dipantau 1x24 jam," ungkap dia.

3. BMKG berikan imbauan kepada masyarakat soal potensi hujan

Banjir bandang yang terjadi di OKU Selatan (Dok: BPBD Sumsel)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, potensi hujan deras disertai kilat dan angin kencang diperkirakan melanda Sumsel pada Rabu (5/7/2023) lalu.

Wilayah yang terjadi hujan deras tersebut, meliputi Musi Banyuasin, Banyuasin, OKI, OKU Selatan, OKU, Muara Enim dan Lahat dan PALI.

BMKG pun meminta masyarakat di wilayah dataran tinggi untuk waspada mengingat prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas rendah dan sedang masih akan terjadi sampai 14 Juli 2023.

Editorial Team