Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, sepanjang 2025 telah terjadi perubahan pada pola musim penghujan dan kemarau. Sejauh ini, kondisi musim berjalan tak menentu, ditandai dengan durasi musim hujan yang lebih panjang hingga hilangnya musim kemarau di sebagian wilayah.
Kondisi ini merupakan dampak nyata dari perubahan iklim global yang berdampak pada Bumi Sriwijaya. BMKG mencatat ada beberapa wilayah yang di tahun 2025 tak mengalami kemarau.
"Kondisi tersebut tercatat di sejumlah pos hujan, seperti Pengandonan dan Baturaja Timur di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), serta Buay Rawan dan Banding Agung di Kabupaten OKU Selatan," ungkap Kepala Stasiun Klimatologi Sumsel, Wandayantolis, Jumat (2/1/2026).
