Palembang, IDN Times - Asosiasi Dietisien Indonesia Sumatra Selatan (ASDI Sumsel) merespons peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Palembang, khususnya soal sejumlah siswa yang menolak mengonsumsi menu tersebut. Menurut Ketua ASDI Sumsel Yenita, Para guru di sekolah sebaiknya bisa mengawasi murid agar makanan yang tersedia tak mubazir.
Bila perlu, kata Yeni, setiap sekolah bisa mengumpulkan para orangtua untuk kembali menjelaskan tujuan dari Makan Bergizi Gratis ini, serta kandungan gizi dalam makanan yang diberikan.
“Sehingga, para guru dan orangtua bisa sama-sama mengedukasi program yang sudah ada,” jelas dia, Senin (6/1/2025).