Agam, IDN Times – Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, menjadi wilayah dengan dampak paling parah dalam bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatra Barat (Sumbar). Hingga Minggu (30/11/2025), tim gabungan menemukan 112 korban tewas di kawasan tersebut, menjadikannya pusat korban jiwa tertinggi di seluruh provinsi.
Kapolres Agam, AKBP Muari mengatakan, pencarian korban hilang masih terus dilakukan.
“Hari ini ada sebanyak 16 jenazah yang ditemukan oleh tim di lapangan. Dari 112 korban itu, 86 di antaranya sudah teridentifikasi dan 27 lainnya belum,” ujarnya.
Proses identifikasi terhadap jenazah yang belum dikenal dibantu oleh tim kedokteran Polda Sumbar.
“Mudah-mudahan identitas 27 jenazah ini segera diketahui agar bisa disampaikan kepada keluarganya,” kata Muari.