Palembang, IDN Times - Kabut asap polusi dari kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) kembali menyelimuti wilayah Palembang, Senin (14/10). Kali ini ketebalan asapnya sangat pekat hingga menghalangi jarak pandang bagi pengguna lalu lintas yang beraktivitas di pagi hari.
Data dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palembang, jarak pandang saat ini hanya berkisar pada 50 meter. Benar saja, pengendara harus menghidupkan lampu kendaraannya lantaran jarak pandang yang pendek.
Kasi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Bambang Benny Setiaji mengatakan, kondisi kabut saat ini otomatis di bawah standar yang seharusnya.
"Jarak pandang saat ini terhimpun hanya 50 meter," ujar Bambang, Senin (14/10).
