Mobil rantis polisi lindas ojol (Dok Istimewa)
Diberitakan sebelumnya, aksi demo yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) berujung ricuh di sejumlah titik yakni, Palmerah, Slipi, Pejompongan, hingga Kwitang.
Serupa seperti demo di lokasi yang sama pada Senin (25/8/2025) kemarin, bentrok meluas lantaran polisi dan massa melakukan aksi saling serang. Namun perbedaannya, aksi kemarin menelan duka mendalam karena merenggut nyawa seorang driver ojek online (ojol) yang dilindas dengan brutal oleh kendaraan rantis milik Brimob.
Situasi demonstrasi di kawasan Pejompongan kembali memanas. Ketegangan terjadi di lampu merah dekat SPBU Pejompongan. Di sekitar kawasan inilah terjadi tragedi rantis Brimob dengan brutal menabrak dan melindas driver ojol. Driver ojol kelahiran 2004 ini meninggal setelah sempat dilarikan ke RSCM.
"Setelah bersitegang, sekitar 19.25 WIB dari arah BNI (Slipi) ada mobil ngebut ke arah demonstran, lalu ada ojol yang terjatuh dan tertabrak," kata salah satu saksi mata kepada IDN Times.
Menurut kesaksian, mobil tersebut menabrak seorang pengemudi ojek online yang terjatuh, Affan Kurniawan, lalu terus melaju hingga melindas seorang demonstran.
"Pada saat itu, demonstran tidak sempat terselamatkan," ucapnya.
Saksi menyatakan, kendaraan itu tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi. Beberapa saat kemudian, polisi memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata. Bentrokan meluas hingga ke depan Rumah Susun Bendungan Hilir 2.