Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi perhiasan
ilustrasi perhiasan (unsplash.com/Getty Images)

Intinya sih...

  • Harga emas perhiasan Palembang naik Rp1 juta per suku atau 6,7 gram, mencapai Rp17,9 juta sesuku.

  • Harga emas batangan juga naik nyaris Rp200 ribu per gram, mempengaruhi peningkatan layanan gadai hingga 5 persen di Pegadaian Palembang.

  • Kenaikan harga emas berdampak pada peningkatan minat masyarakat membeli emas dan layanan gadai, karena literasi investasi positif tentang emas dan keamanan simpan emas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang 29 Januari 2026 naik Rp1 juta per suku atau 6,7 gram dalam waktu satu hari. Kenaikan itu terpantau di Toko Laris Rustam Effendi. Tercatat harga hari ini tembus Rp17,9 juta sesuku dari sebelumnya, Rabu (28/1/2026) di angka Rp16,9 juta per suku.

Kenaikan tersebut serentak terjadi pada emas perhiasan 22 karat atau kandungan 92 persen. Namun perlu diketahui, tiap toko emas mematok harga jual berbeda-beda menyesuaikan pasar.

1. Kenaikan harga emas picu ekonomi tak pasti

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/VVS ™)

Menurut pengamat ekonomi Sumatra Selatan sekaligus dosen di Universitas Muhammadiyah Palembang, Sri Rahayu, kondisi ekonomi dunia yang tak stabil berdampak pada kenaikan harga emas yang berkelanjutan.

"Ekonomi sekarang tidak ada kepastian, sehingga emas harganya naik terus," katanya.

Berdasarkan statistik, harga emas Palembang memang mengalami lonjakan signifikan. Bahkan dalam sepekan harga emas bisa naik hingga Rp1 juta per suku untuk jenis perhiasan 22 karat.

2. Pemanfaat layanan gadai naik sejak awal 2026 akibat harga emas naik

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/COPPERTIST WU)

Tak hanya harga emas perhiasan, harga emas batangan di Palembang juga mengalami kenaikan nyaris Rp200 ribu per gram. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi ekonomi dunia tak stabil.

Menurut Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, akibat harga emas konsisten mengalami kenaikan sejak awal Januari 2026, masyarakat banyak memilih layanan gadai.

Berdasarkan data pekan kedua Januari 2026, Pegadaian Palembang menerima peningkatan layanan gadai hingga 5 persen dan angka itu diprediksi kembali naik.

3. Harga emas naik, konsumsi melonjak

ilustrasi perhiasan (unsplash.com/Anita Austvika)

Tak hanya layanan gadai, dia menyampaikan, faktor harga emas yang naik juga berpengaruh terhadap minat masyarakat membeli emas. Novriandi menyebut, ketika harga emas naik signifikan, konsumsi pembelian emas justru melonjak.

"Kondisi ini karena masyarakat sudah menerima literasi investasi positif tentang emas," ujarnya.

Pemicu kenaikan konsumsi emas di Palembang lanjutnya, selain karena masyarakat sudah paham literasi terkait keamanan simpan emas. Publik juga sudah melek investasi terutama generasi muda.

Editorial Team