Toko emas di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Secara umum, kenaikan harga emas sebenarnya disebabkan berbagai faktor. Tetapi yang paling sering terjadi, kenaikan harga emas didorong kondisi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, seperti krisis, inflasi, dan konflik internasional.
Kondisi tersebut mendorong investor menjadikan emas sebagai aset aman (safe haven). Selain itu, pelemahan nilai tukar Dolar AS turut meningkatkan daya tarik emas sebagai alternatif lindung nilai. Kemudian, permintaan emas yang juga meningkat seiring pembelian bank sentral dan minat investor global turut memengaruhi harga.
Kenaikan harga sering terjadi justru di saat saat kondisi ekonomi memburuk. Hal ini karena pasokan emas makin terbatas karena sifatnya sebagai sumber daya tak terbarukan serta meningkatnya biaya dan kesulitan penambangan.
Selanjutnya, faktor suku bunga rendah turut memperkuat harga emas, karena menurunkan daya tarik instrumen berbunga seperti obligasi dan deposito. Tidak hanya sebagai instrumen investasi, emas juga memiliki permintaan stabil dari sektor perhiasan dan industri, khususnya elektronik