Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Emas perhiasan
Emas perhiasan di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Intinya sih...

  • Harga emas Palembang sesuku terkini nyaris Rp15 juta per suku atau 6,7 gram.

  • Kenaikan harga emas dipengaruhi permintaan tinggi dan kondisi geo politik, namun masih ada toko yang menjual dengan harga stabil.

  • Pengamat ekonomi menekankan pentingnya menjaga harga emas stabil dan masyarakat tidak perlu terburu-buru membeli emas karena tren.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang sesuku terkini nyaris menyentuh angka Rp15 juta per suku atau 6,7 gram. Terpantau pada Rabu (14/1/2026) harga emas di Toko Laris Palembang dijual dengan harga Rp14,9 juta sesuku.

Namun perlu diketahui, harga emas di tiap toko dipatok beragam. Hal itu karena menyesuaikan operasional dan biaya upah.

1. Beberapa toko emas di Palembang masih menjual harga stabil

Emas perhiasan di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Pantauan IDN Times, harga emas dalam beberapa hari terakhir bergerak naik. Kenaikan harga ini dipengaruhi permintaan tinggi dan kondisi geo politik.

Meski rata-rata harga emas naik, masih ada beberapa toko yang menjual dengan harga stabil karena penawaran di pasar konstan.

2. Kenaikan harga emas disebabkan permintaah tinggi

Ilustrasi emas perhiasan. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) Soekanto Sairuki, ragam harga emas perhiasan yang terjadi karena adanya pengaruh inflasi dan faktor suplai dan demand di publik.

Harga emas naik bila permintaan tinggi dan sebaliknya, harga emas turun jika permintaan melandai. Namun meski harga turun, ekonomi masih potensi inflasi.

3. Ingatkan masyarakat investasi emas tidak karena tren

Emas perhiasan. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Dia menambahkan, langkah penting menjaga harga emas stabil dan tak naik signifikan, dengan cara tenang menghadapi perang harga dan masyarakat tak perlu terburu-buru membeli emas.

Apalagi katanya, ikut membeli emas karena tren bukan tujuan investasi. Jika masyarakat membeli emas hanya untuk 'ikut-ikutan' alias FOMO, bisa menyebabkan harga emas melambung.

Editorial Team