Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1001957974.jpg
Perhiasan emas. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Intinya sih...

  • Harga emas Palembang terkini mulai Rp13,8-14,4 juta per suku atau 6,7 gram.

  • Harga emas naik dipengaruhi permintaan tinggi dan momen perayaan tahun baru.

  • Ragam harga emas dipengaruhi inflasi, supply-demand, dan penting menjaga harga stabil.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang sesuku terkini dibanderol variatif. Terpantau pada Jumat (9/1/2026) harga emas dijual mulai Rp13,8-14,4 juta per suku atau 6,7 gram.

Harga tersebut dijual di Toko Raja Mas Lemabang dan Toko Laris Rustam Effendi. Diketahui, harga emas tiap toko dipatok beragam. Harga itu menyesuaikan operasional perawatan dan biaya upah.

1. Beberapa toko emas masih menjual dengan harga stabil

Toko Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Pantauan IDN Times, harga emas dalam beberapa hari terakhir bergerak naik. Kenaikan harga ini dipengaruhi permintaan tinggi dan momen perayaan tahun baru.

Meski rata-rata harga emas naik, masih ada beberapa toko yang menjual dengan harga stabil karena penawaran di pasar konstan.

2. Harga emas naik saat permintaan tinggi

Toko Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) Soekanto Sairuki, ragam harga emas perhiasan yang terjadi karena adanya pengaruh inflasi dan faktor suplai maupun permintaan di publik.

Harga emas naik bila permintaan tinggi dan sebaliknya, harga emas turun jika permintaan melandai. Namun meski harga turun, ekonomi masih potensi inflasi.

3. Investasi emas tak perlu dilakukan terburu-buru

Emas perhiasan di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dia menambahkan, langkah penting menjaga harga emas stabil dan tak naik signifikan, dengan cara tenang menghadapi perang harga dan masyarakat tak perlu terburu-buru membeli emas.

Apalagi katanya, ikut membeli emas karena tren bukan tujuan investasi. Jika masyarakat membeli emas hanya untuk 'ikut-ikutan' bisa menyebabkan harga emas melambung.

Editorial Team