Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2025-10-27 at 19.25.31.jpeg
Perhiasan emas. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Intinya sih...

  • Harga emas perhiasan Palembang 26 Januari naik Rp300 ribu per suku atau 6,7 gram di Toko Laris Rustam Effendi dan E-Mi Gold Plaju.

  • Harga emas batangan juga naik hampir Rp100 ribu per gram dipengaruhi ekonomi dunia tak stabil, membuat masyarakat memilih layanan gadai dengan peningkatan hingga 5 persen.

  • Kenaikan harga emas juga berpengaruh terhadap minat masyarakat membeli emas, terutama generasi muda yang sudah melek investasi dan literasi tentang keamanan simpan emas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang 26 Januari 2026 naik Rp300 ribu per suku atau 6,7 gram. Kenaikan itu terpantau di Toko Laris Rustam Effendi dan E-Mi Gold Plaju.

Harga di toko tersebut hari ini Rp16,4 juta sesuku di Toko Laris dan Rp16,1 juta sesuku di Toko E-Mi Gold. Kenaikan tersebut serentak terjadi pada emas perhiasan 22 karata atau kandungan 92 persen.

1. Harga emas naik, pilihan gadai ikut meningkat

Toko perhiasan emas dan berlian The Palace Jeweler membuka kembali gerainya di DP Mal Semarang, Sabtu (15/11/2025). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Tak hanya harga emas perhiasan, harga emas batangan di Palembang juga mengalami kenaikan hampir Rp100 ribu per gram. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi ekonomi dunia tak stabil.

Menurut Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, akibat harga emas konsisten mengalami kenaikan sejak awal Januari 2026, masyarakat banyak memilih layanan gadai.

Berdasarkan data pekan kedua Januari 2026, Pegadaian Palembang menerima peningkatan layanan gadai hingga 5 persen dan angka itu diprediksi kembali naik.

2. Banyak pilih investasi emas karena sudah paham literasi

ilustrasi perhiasan emas muda (unsplash.com/Mariano Rivas)

Tak hanya layanan gadai, dia menyampaikan, faktor harga emas yang naik juga berpengaruh terhadap minat masyarakat membeli emas. Novriansi menyebut, ketika harga emas naik signifikan, konsumsi pembelian emas justru melonjak.

"Kondisi ini karena masyarakat sudah menerima literasi investasi positif tentang emas," ujarnya.

3. Gen Z melek investasi emas

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/Melike B)

Pemicu kenaikan konsumsi emas di Palembang lanjutnya, selain karena masyarakat sudah paham literasi terkait keamanan simpan emas. Publik juga sudah melek investasi terutama generasi muda.

"Gen Z terutama yang memiliki dana untuk investasi kini sudah sangat melek beli emas," kata dia.

Editorial Team