Palembang, IDN Times - Anggaran yang terbatas tak mampu mengatasi serta mengendalikan penyakit gugur daun pada pohon karet yang menjadi komoditi unggulan Sumatra Selatan (Sumsel). Selain karena harga yang terus merosot, eksistensi karet anjlok berdasarkan dana yang tidak memadai.
"Soal karet penyakit daun memang pendanaan dari APBD memang ada tetapi terbatas. Apalagi lahan kebun karet di Sumsel mencapai 1,1 juta hektar," ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan daek Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumatra Selatan (Bappeda Sumsel), Hari Wibawa, Kamis (11/7/2024).