ilustrasi rambut rontok (pexels.com/skitterphoto)
Rambut rontok juga menjadi kondisi yang wajar dialami oleh sebagian orang. Namun kondisi ini juga tidak boleh disepelekan, sebab rambut yang rontok juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan tertentu. Salah satunya yaitu menjadi indikasi bahwa tubuh kekurangan asupan nutrisi, seperti kekurangan protein, zat besi, atau zinc. Padahal, asupan nutrisi tersebut dibutuhkan untuk membantu mendukung folikel rambut agar tetap kuat.
Bukan hanya kekurangan asupan nutrisi, rambut rontok juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius, salah satunya yaitu Alopecia Areata atau penyakit autoimun. Melansir Medical News Today, Alopecia Areata merupakan suatu kondisi autoimun yang memicu rambut rontok secara tiba-tiba. Pada kondisi ini sistem kekebalan menyerang folikel rambut, serta bagian tubuh sehat lainnya. Selain pada rambut, kondisi ini mungkin juga bisa menyebabkan kerontokan kecil pada alis dan bulu mata.
Jika mengalami kondisi tersebut, menghubungi dokter tentu menjadi solusi terbaik. Sebab dokter akan mendeteksi keluhan, sehingga diperoleh penanganan yang tepat. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi untuk mencegah kerontokan rambut, konsumsi beberapa makanan rekomendasi seperti bayam, telur, tempe, atau tahu. Meskipun begitu kerontokan rambut tidak selalu bisa dicegah, terutama jika penyebabnya merupakan faktor keturunan.
Beberapa keluhan seperti kuku gampang rapuh, misalnya, bisa menjadi salah satu indikasi masalah kesehatan. Meningkatkan kewaspadaan sangat penting dilakukan, ya.