Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tips Kolesterol Tak Kambuh Usai Konsumsi Olahan Daging saat Lebaran
ilustrasi rendang daging sapi (pixabay.com/tifanitopan)
  • Ahli gizi RSUP Mohammad Hoesin Palembang menyarankan menghindari olahan daging berlemak dan mengurangi penggunaan santan kental agar kadar kolesterol tidak meningkat setelah Lebaran.
  • Daging sebaiknya diolah dengan cara lebih sehat seperti sop, pindang, atau panggang untuk menekan kadar lemak dan minyak dalam tubuh.
  • Konsumsi daging perlu diimbangi dengan sayur, buah, serta minum perasan air jeruk guna menjaga keseimbangan gizi dan membantu penyerapan zat besi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Lebaran Idul Fitri

Momen Lebaran diramaikan dengan berbagai hidangan olahan daging bersantan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

pascalebaran

Ahli gizi RSUP Mohammad Hoesin Palembang memberikan tips untuk mencegah kolesterol setelah menikmati menu daging, termasuk mengurangi santan kental dan menyeimbangkan konsumsi dengan sayur serta buah.

kini

Masyarakat diimbau menerapkan pola makan sehat usai Lebaran agar kadar kolesterol tetap terjaga dan tubuh tidak mudah lemas.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Ahli gizi memberikan empat tips untuk mencegah kambuhnya kolesterol setelah masyarakat mengonsumsi olahan daging saat perayaan Lebaran Idul Fitri.
  • Who?
    Ahli Gizi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang yang menyampaikan saran pengolahan dan pola makan sehat pascalebaran.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Palembang, Sumatera Selatan, melalui keterangan dari RSUP Mohammad Hoesin.
  • When?
    Informasi ini disampaikan pada momen pasca-Lebaran Idul Fitri tahun ini, ketika masyarakat masih banyak mengonsumsi olahan daging.
  • Why?
    Anjuran diberikan karena konsumsi daging berlebihan saat Lebaran dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berdampak pada kesehatan tubuh.
  • How?
    Saran mencakup mengurangi santan kental, memilih cara masak seperti sop atau panggang, menambah sayur dan buah, serta minum perasan air jeruk setelah makan daging.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Waktu Lebaran banyak orang makan daging yang enak-enak. Tapi kalau kebanyakan, bisa bikin kolesterol naik dan badan jadi nggak sehat. Kata dokter dari rumah sakit di Palembang, daging jangan dimasak pakai santan kental, lebih baik direbus atau dipanggang. Harus juga makan sayur dan buah, lalu minum air jeruk biar tubuh tetap segar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan pendekatan positif terhadap kebiasaan kuliner Lebaran dengan memberikan panduan praktis agar masyarakat tetap dapat menikmati olahan daging tanpa khawatir pada kesehatan. Melalui saran ahli gizi tentang cara memasak yang lebih ringan, keseimbangan gizi, serta manfaat air jeruk, artikel ini menekankan pentingnya kesadaran dan pilihan cerdas untuk menjaga tubuh tetap bugar setelah perayaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Lebaran Idul Fitri kerap diramaikan dengan hidangan olahan daging. Selain karena momen Lebaran identik dengan berbagai sajian bersantan, kuliner olahan daging pun kerap diburu masyarakat untuk dinikmati bersama.

Namun jika terus-menerus konsumsi daging tanpa henti, tentu akan berdampak pada kesehatan tubuh dan kolesterol merupakan penyakit paling sering diderita apabila terlalu banyak makan daging.

Nah, berikut IDN Times membagikan tips untuk mencegah kolesterol setelah menikmati menu daging pascalebaran. Simak yuk!

1. Tidak makan daging dengan lemak berlebih

Ilustrasi rendang (pexels.com/@theshuttervision)

Menurut Pengurus Asosiasi Dietitian Indonesia wilayah Sumatra Selatan (AsDI Sumsel), Ditia Fitri Arinda, hal paling penting agar tak kolesterol setelah mengonsumsi daging adalah tidak makan olahan daging dengan lemak berlebih.

"Agar tidak banyak mengandung lemak dan kolesterol tinggi, disarankan untuk mengolah daging dengan mengurangi santan kental," ujar dosen Prodi Gizi Universitas Sriwijaya ini.

2. Kurangi campuran santan kental pada olahan daging

Ilustrasi rendang (pexels.com/@nonik-yench-3589897)

Saran pengolahan daging tanpa santan bisa dengan memasak daging berupa hidangan sop, pindang, ataupun penyajian daging dengan cara panggang untuk mengurangi kadar lemak dan minyak.

"Tips dalam mengolah daging kurangi penggunaan santan kental agar tidak menumpuk lemak dalam tubuh," timpalnya.

3. Perbanyak makan sayur

Ilustrasi rendang (unsplash.com/id/@madebydor)

Tak menjadi masalah jika mengonsumsi daging hingga habis. Tetapi perlu diketahui, lebih baik menikmati olahan daging diimbangi dengan gizi seimbang seperti memperbanyak makan sayur dan buah.

"Seperti salad sayur, asinan sayur, gado-gado, salad buah dan lainnya. Jangan lupa juga untuk makan buah potong agar tetap sehat," jelas dia.

4. Minum perasan air setelah konsumsi daging

ilustrasi rendang (vecteezy.com/Khoidir)

Selanjutnya, bisa minum perasan air jeruk setelah mengonsumsi daging agar kondisi tubuh tetap segar dan tidak lemas. Minum air jeruk selain untuk vitamin C, juga bisa menjadi penetralisir.

"Setelah makan daging, minum perasan air jeruk bisa membantu penyerapan zat besi," kata dia.

Sehingga pembentukan sel darah merah menjadi lebih optimal dan tubuh mendapatkan oksigen yang cukup dan tidak mengalami kelelahan setelah makan daging.

Editorial Team