Comscore Tracker

Digitalisasi UMKM Palembang: Produk Tenar, Jangkau Pembeli Luar

Mulai dari omzet meningkat hingga pelanggan dari luar kota

Palembang, IDN Times - Digitalisasi bagi pelaku usaha memberikan dampak positif, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Palembang. Mereka merasakan peningkatan omzet hingga popularitas produk sampai luar kota.

Seperti yang dirasakan Sherlly Novresta, pelaku usaha 3A D'Art di Jalan Swadaya Pakjo ini, mengaku menerima banyak pesanan setelah beriklan di media sosial dengan menawarkan beragam produk khas Bumi Sriwijaya.

"Saya jualan kerajinan craft seperti aksesori khas Palembang, gantungan kunci songket, mahar songket, dan barbie Aesan Gede dari 2010 lewat offline. Setelah mulai jualan online sejak 2018, pesanan meningkat 80 persen," ujar pelaku usaha @Galerimahar_Palembang ini kepada IDN Times, Minggu (23/5/2021).

1. Kenalkan produk khas Palembang lewat medsos

Digitalisasi UMKM Palembang: Produk Tenar, Jangkau Pembeli LuarIlustrasi UMKM. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Menurutnya, jualan online berdampak positif terhadap pendapatan. Sebab selain mudah dalam pemasaran, pemanfaatan digitalisasi berarti produknya bisa tenar dan dikenal banyak orang.

"Kalau saya jualan kerajinan khas Palembang memang untuk mengenalkan produk kedaerahan," kata dia.

Baca Juga: Hore, UMKM di Palembang Bisa Daftar Izin Usaha Lewat Online!

2. Memanfaatkan peluang dari jualan khas daerah

Digitalisasi UMKM Palembang: Produk Tenar, Jangkau Pembeli LuarIlustrasi transaksi digital (IDN Times/Dokumen)

Sherlly mengungkapkan, tak panyak UMKM di Palembang yang menjual pernak-pernik kedaerahnya. Ia pun memanfaatkan peluang itu untuk mendapat cuan, terlebih dengan bantuan medsos.

"Memang tak banyak pelaku usaha yang memilih pernak-pernik khas kota sendiri," katanya.

3. Jualan online bisa merambah ke berbagai daerah

Digitalisasi UMKM Palembang: Produk Tenar, Jangkau Pembeli LuarIlustrasi transaksi digital (Antara Foto)

Tak hanya Sherlly, pelaku UMKM di Palembang yang memanfaatkan kemajuan teknologi juga dirasakan penjual pempek kentang bernama Indah. Dalam sehari, dirinya bisa menjual pempek kentang hingga ribuan buah.

Pembelinya pun tak sebatas di kota Palembang. Mengingat tak ada batasan dalam dua internel, pelanggan Indah berasal dari berbagai daerah dan luar kota Palembang.

"Sehari saya bisa Buat 2.000 buah dengan harga yang cukup terjangkau, yakni dibanderol Rp4.000 per biji. Bagi yang tertarik ingin mencoba pempek kentang, bisa langsung menghubungi WhatsApp di 082176655600," tandas dia.

Baca Juga: Cerdik Manfaatkan Kain Sisa, UMKM Jual Tas Motif Khas Palembang

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya