Comscore Tracker

WHO Soroti Perhatian Pemerintah di Indonesia Timur Terkait COVID-19  

Positif di Papua sudah mencapai 62 kasus

Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dalam penanganan COVID-19. Namun WHO juga menyoroti perhatian pemerintah di Indonesia wilayah timur.

WHO menginginkan pemerintah juga fokus terhadap pemeriksaan virus coroba di Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Papua Barat. Selain itu, wilayah Lampung, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara juga disebut WHO perlu diawasi lebih jauh.

1. Positif di Papua sudah mencapai 62 kasus

WHO Soroti Perhatian Pemerintah di Indonesia Timur Terkait COVID-19  Peta wilayah sebaran COVID-19 di Indonesia per 11 April 2020 (IDN Times/Deryardli Tiarhendi)

Per 11 April 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah temuan positif COVID-19 di wilayah Papua mencapai angka 62 kasus. Angka ini mengalami kenaikan 24 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Angka kematian di Papua akibat COVID-19 hingga saat ini tercatat sebanyak tiga kasus dengan fatality rate di angka 4,8 persen. Total kasus COVID-19 di Indonesia sejauh ini mencapai angka 3.842 kasus.

Baca Juga: Prihatin APD Minim, Mahasiswa Polsri Produksi Ribuan Face Shield

2. WHO ajak pemerintah selaraskan sistem pengawasan

WHO Soroti Perhatian Pemerintah di Indonesia Timur Terkait COVID-19  Peserta rapid test di Pusicov SOR Watubelah Kabupaten Cirebon. (istimewa)

Berdasarkan laporan situasi terkini milik WHO yang diterima IDN Times pada Sabtu (11/4), pihak WHO melakukan kerja sama dengan Asosiasi Epidemiologi Indonesia. WHO juga berdiskusi dengan Kementerian Kesehatan untuk menyelaraskan sistem pengawasan COVID-19 di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan karena WHO berharap dapat meningkatkan manajemen berbagi informasi, data, analisis dan perencanaan serta operasi respons terhadap penangan COVID-19.

Baca Juga: Akui Ada Kesalahan Input, Data Pasien Positif di Sumsel Tetap 18 Orang

3. Sistem pengawasan COVID-19 di Wisma Atlet disiapkan sejak awal

WHO Soroti Perhatian Pemerintah di Indonesia Timur Terkait COVID-19  Suasana RS Darurat COVID-19 di Kemayoran (Youtube/Sekretariat Presiden)

Dalam laporan WHO pada Sabtu (11/4), WHO bersama pemerintah Indonesia telah mengatur Sistem Pengawasan COVID-19 di Wisma Atlet, Jakarta Utara. Sistem ini dipersiapkan sejak Minggu (5/4) pekan lalu.

Wisma Atlet dijadikan rumah sakit darurat terbesar di Indonesia untuk menangani COVID-19. Rumah sakit darurat ini memiliki kapasitas 3.000 orang. Sistem untuk berbagi data juga dipersiapkan sat Wisma Atlet menerima pasien dari luar Jakarta.

Baca Juga: Cerita Pasien Sembuh di Sumsel, Matikan HP Hindari Stres

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya