Comscore Tracker

Mengintip Kekayaan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra di Luar Negeri

Jaksa dari Kejagung itu dicopot dari jabatannya

Jakarta, IDN Times - Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya mencopot Jaksa bernama Pinangki Sirna Malasari. Jaksa Pinangki diduga terkait dengan Djoko Tjandra dan kuasa hukum Djoko, Anita Kolopaking di luar negeri dalam sebuah foto. 

Pinangki diketahui pergi ke luar negeri hingga sembilan kali sejak 2019 lalu, tanpa seizin pimpinannya. Ia juga menggunakan biaya sendiri. Pinangki pun dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.

Mengulik tentang Jaksa Pinangki yang diduga terkait dengan buronan Djoko Tjandra, lantas berapa harta kekayaan yang dimilikinya?

1. Harta Pinangki mencapai Rp6,8 miliar

Mengintip Kekayaan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra di Luar NegeriIlustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Dilansir dari https://elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Jaksa Pinangki mencapai Rp6.838.500.000. Ia terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 31 Maret 2019 dengan harta tanah dan bangunan totalnya mencapai Rp6.008.500.000.

Di antaranya, tanah dan bangunan seluas 364 m2/234 m2 di Bogor mencapai Rp4 miliar, tanah dan bangunan seluas 500 m2/360 m2 di Jakarta Barat Rp1.258.500.000, serta tanah dan bangunan seluas 120 m2/72 m2 di Bogor mencapai Rp750 juta.

Selanjutnya, alat transportasi dengan total Rp630 juta. Rinciannya, mobil Nissan Teana tahun 2010 senilai Rp120 juta, Toyota Alpard tahun 2014 sebesar Rp450 juta dan Daihatsu Xenia tahun 2013 senilai Rp60 juta. Terakhir, Pinangki memiliki kas dan setara kas Rp200 juta.

Baca Juga: Joko Tjandra, Buron Licin yang Beraksi Lagi Usai 11 Tahun Menghilang 

2. Pinangki dinyatakan melanggar aturan disiplin

Mengintip Kekayaan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra di Luar NegeriKepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Hari Setiyono (IDN Times/Axel Jo Harianja)

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono mengatakan, Pinangki terbukti melanggar aturan lantaran pergi ke luar negeri tanpa izin.

"Hasil pemeriksaan pengawasan terkait inspeksi kasus terhadap permasalahan ini telah selesai dan pimpinan menjatuhkan disiplin tingkat berat. Artinya, dinon-jobkan kepada terlapor tadi," kata Hari di Kejagug, Jakarta Selatan, Rabu (29/72020).

Pencopotan Pinangki berdasarkan surat keputusan Wakil Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-041/B/WJA/07/2020 tertanggal 29 Juli 2020, tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin (PHD) Tingkat Berat berupa Pembebasan Dari Jabatan Struktural.

"Dia punya hak apakah menerima ataukah keberatan terhadap penjatuhan hukuman disiplin. Ini ranah pemeriksaan kami. Jika menerima, maka dia harus melaksanakan upacara pencopotan jabatan. Jika tidak menerima, dia akan mengajukan ada namanya keberatan. Ini masih proses dari sisi pengawasan," kata Hari.

Hari pun mengungkapkan, Pinangki telah sembilan kali pergi ke luar negeri tanpa izin. Ia melancong ke Singapura dan Malaysia menggunakan uangnya sendiri. Namun, Hari belum mengungkapkan apa alasan Pinangki bertemu dengan Djoko dan Anita.

"Mengenai motif kami tidak bisa sampaikan, apakah dia berobat atau jalan-jalan.Tetapi dari pemeriksaan mendapat bukti yang bersangkutan tanpa izin, itu sudah merupakan pelanggaran disiplin," ucap Hari.

3. Kajari Jakarta Selatan dipastikan tidak melanggar terkait pertemuan dengan Anita

Mengintip Kekayaan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra di Luar NegeriKejaksaan Agung memeriksa Anita Kolopaking terkait pertemuannya dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna yang diduga terkait dengan penanganan perkara Joko Tjandra (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan, Anang Supriatna, dinyatakan tak menyalahi aturan. Padahal sebelumnya beredar video pertemuan dirinya dengan Anita Kolopaking.

Hari menjelaskan, keputusan ini berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kasi Pidsus, Kasi Intel, petugas piket, Jaksa Fahriani Suyuti dan Anita Kolopaking.

"Maka tidak ditemukan bukti permulaan terjadinya pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Kajari Jakarta Selatan. Sehingga, klarifikasinya atau pemeriksaannya dihentikan," ucap Hari.

Baca Juga: Dianggap Berperan dalam Kasus Joko Tjandra, Siapa Anna Boentaran?

4. Kejagung klaim tidak permasalahkan pengacara bertemu Jaksa

Mengintip Kekayaan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra di Luar NegeriKejaksaan Agung memeriksa Anita Kolopaking terkait pertemuannya dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna yang diduga terkait dengan penanganan perkara Joko Tjandra (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Usai diperiksa Kejagung pada Senin (27/7/2020), Anita mengaku pertemuan dirinya dengan Anang merupakan hal biasa. Hari pun menegaskan apa yang dilakukan Anita tak menyalahi aturan.

"Lawyer bertemu jaksa hal yang bisa. Di pengadilan, di tempat makan, di kantor menanyakan sesuatu itu wajar. Kajari Jaksel ini menerima tamu seniornya datang bertamu ke Kejari Jaksel, ternyata seniornya ini membawa orang. Barulah dikenalkan ini Bu Anita Kolopaking," tutur Hari.

Baca Juga: Minta Jaksa Jangan Nakal, Jaksa Agung: Kita Lagi Bersih-bersih!

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya