Comscore Tracker

10 Daerah Ini Karantina Pemudik di Tempat Angker

Siap-siap tinggal di sana selama 14 hari 

Jakarta, IDN Times - Meski Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah melarang masyarakat di wilayah zona merah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mudik, namun masih saja ada warga yang tetap pulang ke kampung halaman saat pandemik COVID-19 makin meluas.

Mengantisipasi hal itu, kepala daerah di lima tempat sudah menyiapkan tempat-tempat karantina bagi pemudik yang bandel. Pemudik itu rencana ditempatkan di rumah angker, atau lama tak dihuni.

Baca Juga: Larangan Mudik, 30 Kendaraan Pelat Pulau Jawa Masih Masuk Palembang

1. Gedung pemerintah disiapkan sebagai tempat karantina pemudik di Jawa Barat

10 Daerah Ini Karantina Pemudik di Tempat AngkerDok. Kominfo Kudus

Tiga daerah di Jawa Barat seperti Kabupaten Bandung, Cirebon dan Indramayu, menyiapkan gedung pemerintahan yang jarang terpakai sebagai tempat karantina. Kabupaten Bandung misalnya, memanfaatkan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Baleendah. 

Lalu di Cirebon sejumlah gedung milik pemerintah disiapkan jadi tempat karantina seperti bekas Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Gedung Negara, dan Pusdiklatpri atau bekas asrama haji. Begitu juga dengan Indramayu.

2. Sragen, Jawa Tengah, siapkan gedung angker bagi pemudik

10 Daerah Ini Karantina Pemudik di Tempat Angkergoogle street view

Pemerintah daerah di Jawa Tengah juga sudah menyiapkan tempat-tempat karantina bagi pemudik yang nekat pulang kampung. Salah satu adalah Kabupaten Sragen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyiapkan sebuah gedung yang lama tak ditinggali. Jika para pemudik tetap nekat pulang kampung, mereka akan ditempatkan di rumah dinas mandor tebu pabrik gula Gondang di Sragen. Tempat ini terkenal angker dari dulu.

Selain Sragen, Pemkab Banyumas menyiapkan tempat karantina bagi pemudik. Tempat karantina yang sudah disediakan yaitu di kompleks GOR Satria Purwokerto.

Senada dengan Sragen dan Banyumas, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga siap menampung para pemudik nekat yang akan berstatus ODP. Pemerintah DIY sudah menyiapkan beberapa gedung sebagai tempat karantina seperti Balai Pemuda dan Olahraga DIY, balai diklat, dan asrama haji.

Baca Juga: Bandara SMB II Palembang Setop Layani Penerbangan  Penumpang

3. Malang dan Madiun juga siapkan gedung dan rumah angker untuk tempat karantina pemudik

10 Daerah Ini Karantina Pemudik di Tempat AngkerWali kota Malang, Sutiaji saat meninjau posko untuk menunjang PSBB. Dok/ Humas Pemkot Malang

Mengikuti wilayah lainnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan rumah atau gedung angker sebagai tempat karantina bagi masyarakat yang nekat mudik, meski dilarang dari pemerintah pusat.

Kota Madiun juga sudah menyiapkan tempat karantina. Agar para pemudik kapok, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, menyiapkan lokasi karantina di wilayah paling sepi di Madiun, dan tempat tersebut juga terkenal angker.

Lalu di Jombang menyiapkan tempat khusus bagi para pemudik untuk dikarantina selama 14 hari. Pemkab setempat menyiapkan Gedung SD bagi para pemudik nakal yang tak mengikuti kebijakan pemerintah.

4. Sumatera Utara siapkan GOR Mini sebagai tempat karantina

10 Daerah Ini Karantina Pemudik di Tempat AngkerGubernur Sumut, Edy Rahmayadi memantau dan meresmikan laboratorium PCR di RS USU (IDN Times/ Dok. Istimewa)

Ternyata bukan hanya di Jawa, Sumatera Utara juga sudah menyiapkan tempat karantina khusus bagi pemudik bandel. Salah satunya adalah di Tanjungbalai.

Pemerintah Daerah Tanjungbalai menyiapkan Gedung Olahraga (GOR) Mini bagi para pemudik yang tak mengikuti anjuran pemerintah. Pemudik akan menjalani masa karantina selama 14 hari di tempat ini..

Bagaimana di tempat kalian? Ada rekomendasi tempat anker untuk pemudik yang masih bandel?

Baca Juga: Wali Kota Palembang: Kita Setop Pelat Kendaraan dari Luar

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya