Comscore Tracker

Bukan Pantai, 5 Tradisi Unik Bangka Belitung Ini Disukai Wisatawan

Jadi pengin berlibur ke Babel, yo lah! #LokalIDN

Kepulauan Bangka Belitung (Babel) identik dengan pantai dan batu besar seperti yang muncul di film Laskar Pelangi. Selain keindahan alamnya, ternyata provinsi kepulauan pertama di Indonesia ini juga memiliki tradisi unik yang menarik banyak wisatawan.

Beberapa tradisi-tradisi tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan secara turun temurun dari zaman nenek moyang, meski ada juga proses asimilasi dari budaya luar. Berikut lima tradisi daerah Babel yang tak melulu soal pantai.

1. Cheng Beng

Bukan Pantai, 5 Tradisi Unik Bangka Belitung Ini Disukai Wisatawanpegipegi.com

Salah satu tradisi yang mampu menarik banyak sekali wisatawan dari luar negeri ialah tradisi Cheng Beng. Tradisi ini juga dikenal dengan istilah sembahyang kubur. Tradisi yang diselenggarakan setiap 5 April ini mampu mendatangkan wisatawan keturunan Tiongha dari dalam maupun luar negeri.

Biasanya, peziarah melaksanakan ritual sembahyang Cheng Beng di Kota Pangkalpinang yang terdapat makam tertua dan terbesar di Asia tenggara. Mereka datang ke makam tersebut dengan membawa sesaji seperti Sam-sang, Sam kuo, dan Chai coi.

2. Peh Cun

Bukan Pantai, 5 Tradisi Unik Bangka Belitung Ini Disukai Wisatawaneljohnnews.com

Tradisi Peh Cun ini diadakan untuk memperingati Dinasti Couw 340 sebelum masehi. Tradisi ini biasanya diselenggarakan di sepanjang pantai di Kepulauan Bangka Belitung. Terdapat 2 ritual dalam tradisi ini, yaitu membuang Nyuk Cun secara simbolis ke laut dan mandi air laut di terik matahari. 

Tradisi ini mampu menjadi salah satu andalan pemerintah setempat untuk menarik para wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tradisi Peh Cun ini diperingati pada tanggal 5 bulan 5 pada kelender Tionghoa.

Baca Juga: Info Wisata ke Bangka-Belitung: Rute, Destinasi, dan Tips Oleh-oleh

3. Perang Ketupat

Bukan Pantai, 5 Tradisi Unik Bangka Belitung Ini Disukai Wisatawankebudayaan.kemdikbud.go.id

Salah satu tradisi dari Babel yang tak kalah menarik dan menarik adalah perang ketupat atau Ruah Tempilang. Tradisi ini diselenggarakan setiap masuk Tahun Baru Islam atau 1 Muharram. Penduduk setempat akan berbondong-bondong menuju ke pantai.

Saat meriam dinyalakan, para penduduk saling melempar ketupat ke setiap orang yang mereka temui. Kamu dapat melihat tradisi ini di desa-desa sekitar Pantai Tempilang, Bangka Barat.

4. Buang Jung

Bukan Pantai, 5 Tradisi Unik Bangka Belitung Ini Disukai Wisatawanbangkaselatankab.go.id

Upacara Buang Jung merupakan upacara adat yang mana hasil bumi akan dilarungkan ke laut. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur para masyarakat di sana. Kamu dapat menyaksikan tradisi ini di daerah seperti Desa Kumbung, Kecamatan Lempar Pongok di Kabupaten Bangka Selatan.

Hasil bumi yang akan dilarungkan akan ditaruh di atas perahu kecil. Masyarakat setempat dilarang untuk melakukan kegiatan di laut selama 7 hari setelah tradisi ini berlangsung. Bagi masyarakat setempat, tradisi ini merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal.

5. Baripat Baregong

Bukan Pantai, 5 Tradisi Unik Bangka Belitung Ini Disukai Wisatawanmerahputih.com

Satu lagi tradisi yang menarik dari Kepulauan Bangka Belitung ialah Baripat Baregong. Tradisi ini merupakan permainan adu ketangkasan dengan menggunakan rotan sebagai senjata. Pemenang pertandingan ini ialah peserta yang terkena pukulan rotan paling sedikit. 

Itulah tradisi unik dan menarik dari Kepulauan Babel yang memikat wisatawan untuk datang. Jadi, Babel tak hanya memiliki pantai dan ragam kuliner, tapi juga tradisi warga yang menarik.

Baca Juga: 5 Danau Biru Kece di Bangka Belitung, Jangan Sampai Dilewatkan!

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Anoraga Ilafi di IDN Times Community dengan judul 5 Tradisi Asal Bangka Belitung yang Mampu Menarik Banyak Wisatawan

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya