Comscore Tracker

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahu

Mulai dari bisa menyebabkan kebutaan hingga tanda bencana

Gerhana Matahari Cincin (GMC) terlihat di sebagian wilayah Indonesia, Minggu (21/6). Fenomena alam yang terakhir terjadi pada Desember 2019 ini sebenarnya memunculkan mitos sejak dulu.

Kamu pasti pernah mendengar, salah satu tentang gerhana yang bisa menyebabkan kebutaan. Apakah memang benar gerhana bisa menyebabkan hilangnya indera penglihatan. Yuk simak mitos dan penjelasannya!

1. Melihat gerhana matahari secara langsung bisa menyebabkan kebutaan

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahunasa.gov

Seluruh orang sepertinya pernah mendengar kabar ini. Bisa dibilang, hal ini merupakan salah satu kesalahpahaman yang paling umum terjadi. Dilansir dari LiveScience, cahaya matahari secara umum memang berbahaya untuk mata, tapi tidak hanya berlaku saat gerhana saja.

Gerhana yang menyebabkan kebutaan adalah pernyataan cukup ekstrem. Melihat gerhana matahari dengan mata telanjang saja cukup untuk membuat kita mengalami solar retinopathy.

Mata akan menjadi kabur dan sulit untuk melihat hal-hal yang detail. Kebutaan memang mungkin terjadi jika kamu melihat gerhana dalam jangka waktu yang lama. Namun, biasanya mata tidak akan mampu melakukannya.

2. Matahari dimakan oleh makhluk jahat saat gerhana terjadi

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahuspacecentre.co.uk

Hanya dengan membaca pernyataan tersebut kamu tentu sudah bisa menebak kalau itu hanya mitos, bukan? Masyarakat pada zaman dahulu memercayai jika gerhana dimakan oleh makhluk jahat. Menurut laman National Geographic, mitos ini berasal dari bangsa Viking.

Pada kala itu, masyarakat melihat bayangan sepasang serigala di langit. Keduanya tampak mengejar Matahari. Setelah mereka menangkap cahayanya, gerhana pun terjadi. Itulah kenapa bangsa Viking mengira gerhana terjadi karena dimakan makhluk jahat.

Baca Juga: Gerhana Terjadi 3 Kali di Zaman Nabi Muhammad 

3. Gerhana menyebabkan perubahan cuaca yang berbahaya

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahuphotopills.com

Konon setelah gerhana terjadi, muncul embun dan kabut yang mengandung racun dari langit. Mitos ini banyak dipercaya oleh masyarakat Jepang, Alaska, dan Amerika zaman dahulu.

Namun nyatanya gerhana matahari tidak akan menimbulkan perubahan cuaca yang berarti. Menurut laman Mental Floss, setelah gerhana terjadi maka langit akan menjadi lebih gelap daripada biasanya, suhu udara turun, serta berubahnya arah angin. Tidak ada perubahan yang membahayakan dari hal itu.

4. Gerhana matahari dapat meracuni makanan

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahumedicentres.ae

Hah, bagaimana bisa? Memang terdengar tidak mungkin, tetapi banyak orang yang percaya bahwa gerhana matahari bisa mengubah makanan menjadi beracun. Beberapa orang percaya agar tidak makan dan minum ketika peristiwa itu terjadi.

Tapi kabar ini hanya mitos. Radiasi yang dipancarkan oleh gerhana matahari tidak akan mengubah senyawa dalam makanan. Tak hanya itu, tingkat radiasi sebenarnya juga tidak berubah saat gerhana.

5. Gerhana matahari berdampak buruk terhadap kehamilan

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahutimesofisrael.com

Tak sedikit orang percaya jika perempuan hamil yang melihat gerhana matahari akan berada dalam bahaya. Janinnya akan terlahir cacat, buta, bahkan terancam nyawanya. Sedangkan sang ibu baik-baik saja. 

Sesungguhanya hal ini tidak benar. Satu-satunya masalah kesehatan yang patut diwaspadai saat melihat gerhana adalah solar retinopathy, seperti yang telah dijelaskan. Matahari tidak akan membahayakan janin dan ibu hamil.

6. Gerhana matahari menjadi tanda kematian

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahutadst.com

Rumor ini sudah beredar sejak berabad-abad yang lalu. Banyak yang menganggap bahwa gerhana matahari adalah tanda kematian tokoh masyarakat. Jangan salah, ini memang pernah terjadi, lho. Contohnya, King Henry I dan Yesus. Saat kedua tokoh meninggal, kabarnya langit menggelap karena gerhana matahari.

Namun hal ini hanyalah sebatas mitos. Seperti yang kita tahu, gerhana matahari adalah peristiwa yang terjadi secara alami. Tak ada pengaruh manusia dan hal-hal gaib di prosesnya. Maka dari itu, kamu tidak perlu mempercayainya, ya!

7. Pertanda datangnya bencana

7 Mitos Tentang Gerhana Matahari, Kamu Harus Tahunationalgeographic.com

Langit yang menggelap memang hal tidak biasa, tapi bukan berarti pertanda datangnya bencana. Anggapan ini tentu tidak benar. Semua bencana yang terjadi setelah atau berdekatan dengan gerhana matahari hanya sebuah kebetulan, atau dua keharusan yang bertemu. Maka dari itu tidak ada alasan untuk percaya mitos ini.

Itulah sederet tentang mitos terkait kemunculan gerhana matahari. Sebagian masyarakat masih memercayai, tapi ada juga yang menolak keras. Setelah mengetahui kebenarannya, tidak perlu lagi percaya pada hal yang tidak berdasar.

Baca Juga: Doa dan Tata Cara Salat Kusuf, Salat Gerhana Matahari Cincin

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya