Comscore Tracker

5 Negara Runtuh di Dunia Ini Hilang dari Peta

Mulai dari Uni Soviet hingga Jerman Barat dan Jerman Timur

Beberapa negara di dunia sempat berjaya hingga menjadi adidaya. Namun karena perpecahan, mereka runtuh dan terpecah menjadi beberapa negara.

Akibatnya, nama besar negara mereka sebelumnya dinyatakan bubar atau hilang dari peta dunia karena konflik domestik atau internal. Berikut lima negara tersebut yang wajib kalian tahu.

1. Uni Soviet

5 Negara Runtuh di Dunia Ini Hilang dari Petapotret seorang tentara mengibarkan bendera Uni Soviet(wallpaperbetter.com)

Uni Soviet terbentuk setelah kekuasaan monarki Romanov runtuh pada 1921. Negara yang menganut ideologi marxisme-komunisme itu menjelma negara yang memiliki kekuatan besar di dunia.

Negara tersebut berhasil menduduki 1/6 wilayah yang ada di bumi, sebelum akhirnya runtuh pada tahun 1991. Runtuhnya Uni Soviet diawali oleh perekonomian negara tersebut yang merosok sekitar 1980.

Kemerosotan ekonomi itu pastinya berdampak negatif terhadap seluruh aspek kehidupan negara Uni Soviet, termasuk keamanan. Beberapa negara pecahan Uni Soviet antara lain Armenia, Azerbaijan, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgiztan, Latvia, Lithuania, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan. 

Baca Juga: 6 Negara Ini Masih Mengenal Praktik Perdukunan, Tak Cuma Indonesia

2. Yugoslavia

5 Negara Runtuh di Dunia Ini Hilang dari Petapotret tentara Yugoslavia saat melakukan invasi(wikiwand.com)

Yugoslavia merupakan sebuah negara yang merupakan hasil dari pecahan wilayah Austro-Hungaria. Mereka memproklamasikan diri pada 1929 dan menjadi kekuatan besar di wilayah Balkan.

Negara ini sudah beberapa kali berganti nama seperti Federal Demokratik Yugoslavia, Republik Rakyat Yugoslavia, hingga Republik Federal Sosialis. Setelah Perang Dunia II, wilayah Yugoslavia terdiri dari enam negara yang bergabung menjadi satu yaitu Kroasia, Serbia, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Slovenia, dan Republik Makedonia.

Namun negara-negara tersebut perlahan memisahkan diri, dimulai dari Slovenia, Kroasia, dan Republik Makedonia pada tahun 1991. Bosnia-Herzegovina juga menyatakan keluar dari wilayah Yugoslavia pada 1992. Negara yang mempunyai ibu kota bernama Belgrade itu juga runtuh setelah Serbia and Montenegro menyatakan berdiri sendiri pada 2006.

Baca Juga: 8 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Bertemu dengan Ratu Elizabeth II

3. Cekoslovakia

5 Negara Runtuh di Dunia Ini Hilang dari Petapotret Revolusi Velvet di Cekoslowakia(kafkadesk.org)

Negara bernama Cekoslovakia dulunya mencakup wilayah Republik Ceko dan Slovakia yang kita kenal sekarang. Negara ini merupakan pecahan dari Austro-Hungaria yang memerdekakan diri pada tahun 1918.

Nama 'Cekoslovakia' diambil dari dua etnis setempat, yaitu etnis Ceko/Bohemia yang berada di bagian barat dan etnis Slovak di wilayah timur. Sebelum menjadi negara merdeka, wilayah tersebut menjadi pabrik dan gudang senjata setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Runtuhnya Cekoslovakia dimulai dari tuntutan reformasi politik pada 1989. Revolusi ini ternyata menimbulkan perdebatan di dalam parlemen Ceko dan Slowakia, sehingga kedua parlemen memutuskan untuk berpisah pada 1 Januari 1993.

4. Jerman Barat dan Jerman Timur

5 Negara Runtuh di Dunia Ini Hilang dari PetaPotret menjelang runtuhnya Tembok Berlin. (haikudeck.com)

Jerman terbagi menjadi dua negara merdeka setelah Perang Dunia II, yaitu Jerman Timur yang dipengaruhi oleh Uni Soviet dan Jerman Barat yang dipengaruhi oleh Amerika Serikat.

Pada tahun 1961, Tembok Berlin dibangun sebagai batas atau pemisah antara kedua negara. Tembok Belin dianggap sebagai simbol Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat.

Namun setelah 30 tahun dipisahkan, tembok tersebut diruntuhkan pada 1990 sebagai simbol bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur, sekaligus menandai berakhirnya perang dingin di wilayah tersebut.

Baca Juga: Tertua di Dunia, Lukisan Babi Ditemukan di Indonesia

5. Vietnam Utara dan Vietnam Selatan

5 Negara Runtuh di Dunia Ini Hilang dari Petapotret Perang Vietnam(thecanadianencyclopedia.ca)

Simbol Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet juga terjadi di Asia, yakni antara Vietnam Utara dengan Vietnam Selatan. Vietnam Utara mendapat pengaruh dari Tiongkok dan Uni Soviet, sedangkan Vietnam Selatan didukung Amerika Serikat. Bersatunya kedua wilayah tersebut dimulai dari Perang Indocina II pada 1957 hingga 1975.

Perang menimbulkan banyak sekali korban berjatuhan. Namun akhirnya kedua belah pihak memutuskan untuk berunding, serta melakukan gencatan senjata pada 1970. Dua tahun setelahnya, beberapa negara ditunjuk sebagai pengawas gencatan senjata di Vietnam. Seperti Indonesia, Kanada, Hungaria, dan Polandia.

Intensnya serangan yang dilakukan oleh Vietnam Utara membuat para militer mereka dapat menguasai tempat-tempat strategis Vietnam Selatan, salah satunya istana kepresidenan Vietnam Selatan. Hal tersebut merupakan cikal bakal bersatunya Vietnam Utara dan Vietnam Selatan yang menjadi negara Vietnam.

Itulah beberapa negara yang sudah menghilang dari peta dunia akibat konflik domestik. Semoga tak ada lagi perang yang menghilangkan banyak nyawa dan menghabiskan banyak uang.

Baca Juga: 5 Sniper Paling Mematikan di Masa Perang Dunia II, Korbannya Ratusan!

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Anoraga Ilafi di IDN Times Community dengan judul 5 Negara yang Sudah Tidak Ada Lagi di Peta Dunia

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya