Comscore Tracker

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   

Investigasi terus dilakukan!

Apa benar, seringnya terjadi gempa dapat membuat pergeseran pada puncak Gunung Everest. Sejauh ini sudah banyak laporan yang mengabarkan terjadi gempa dimana-mana. Salah satu di antaranya, gempa tersebut bisa menyebabkan ketinggian gunung berubah, terutama yang diakibatkan oleh "aktivitas" lempeng.

Memang masih menjadi perdebatan sengit, tapi diketahui Gunung Everest menyusut sedikit - dan ada yang bilang tumbuh sedikit - yang baik pihak berkepentingan dari Nepal maupun India keduanya sedang menginvestigasi. Berdasarkan riset dari sejumlah peneliti dunia, diduga ada beberapa fenomena alam yang bisa menyebabkan ini terjadi.

Memang ini sudah menjadi perdebatan sejak beberapa tahun ke belakang, tapi mana yang benar? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ulasan selengkapnya!

1. Tim ekspedisi telah dikirimkan ke Gunung Everest untuk memeriksa ulang kebenaran informasi perubahan ketinggian tersebut

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   themalaymailonline.com

Dilansir dari iflscience, berdasarkan pemimpin surveyor, Swarna Subba Rao, ahensi pemetaan pusat India akan mengirimkan tim ekspedisi ke puncak tertinggi di bumi untuk melakukan cek ulang tentang benar tidaknya gunung ini berkurang ketinggiannya sebagai akibat aktivitas tektonik di daerah tersebut.

2. Ada perbedaan pendapat dari para peneliti, kedua kubu yakin bahwa ketinggian Everest berubah, perbedaannya adalah pada "ke atas" atau "ke bawah"

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   fitnhit.com

Rao memberi tahu BBC News bahwa mereka gak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan belum ada laporan terkonfirmasi. Beberapa peneliti mengatakan puncak tertinggi ini telah menyusut, tapi ada beberapa pihak yang mengatakan puncak ini bertumbuh.

3. Para peneliti akan bersabar menunggu hasil dari dua metode yang digunakan untuk menghitung perubahan ketinggian Gunung Everest

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   Daniel Prudek/Shutterstock.com

Untuk memeriksanya, dilakukan pengukuran GPS dan kartografi detil selama beberapa bulan secara intens sebelum hasil akhirnya ditentukan.

Selama hasil itu belum diperlihatkan, kedua kubu peneliti masih belum berani untuk mempublikasi pernyataannya karena hanya menggunakan perhitungan visual berdasarkan foto.

Baca Juga: Ternyata Ini Lho Makanan yang Bisa Mempercepatmu Sembuh dari Cedera

4. Jika Gunung Everest memang menyusut, apakah statusnya sebagai puncak alam tertinggi di dunia akan berubah?

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   mapdesign.icaci.org

Saat ini, Everest diketahui setinggi 8.848 meter (29.028 kaki) di atas permukaan laut. Perubahan dalam ketinggiannya pun, ke arah mana pun, setidaknya hanya akan terjadi beberapa cm, itu pun kalau resmi benar terjadi.

5. Tapi apa sebenarnya yang menyebabkan gunung tiba-tiba berubah tingginya?

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   voanews.com

Selain terjadinya erosi dari atas hingga ke bawah sepanjang waktu, yang dibutuhkan untuk mengubah tinggi gunung adalah gempa bumi yang kuat. Gempa Nepal pada April 2015 yang mengerikan, sudah bisa dianggap cukup kuat.

Hanya dalam 45 detik, bentangan sejauh 30 km dari dorongan Pegunungan Himalaya utama bergerak ke timur dengan kecepatan hingga 3 km/detik.

6. Ternyata hal ini menyebabkan sejumlah perubahan struktur tanah secara signifikan

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   jp.pinterest.com

Beberapa bagian dari tanah melesak ke dalam bumi, sedangkan bagian lainnya semakin menjulang ke atas, bahkan ada beberapa bagian yang berubah posisi secara vertikal sebesar 9 meter.

Ada beberapa pergerakan terbaru juga selain itu. Kathmandu, ibukotanya, berpindah dari titik semula sejauh 3 meter.

Gawat! Ketinggian Gunung Everest Berubah saat Sering Terjadi Gempa   forbes.com

Sementara itu, perhitungan satelit gak menunjukkan adanya perubahan pada ketinggian Everest. Namun, untuk beberapa alasan, para ahli percaya bahwa hasil dari satelit tersebut memiliki beberapa kesalahan.

Para peneliti menyimpulkan bahwa Gunung Everest memang berubah ketinggiannya, dengan jumlah perubahan masih menunggu hasil dari GPS dan kartografi beberapa bulan ke depan. Yang jelas kamu tahu, bahwa ketinggian gunung pun bisa berubah, alam bisa dengan mudah berubah.

Baca Juga: Ini 3 Fakta Menyebalkan Tentang Otak dan Solusinya!

Topic:

  • Sidratul Muntaha

Just For You