Comscore Tracker

Pemerintah Putuskan Cuti Bersama Idul Fitri pada 28-31 Desember 2020 

Sesuai rencana pemerintah

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo sudah menetapkan 28 Desember 2020 hingga 31 Desember 2020 sebagai pengganti cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijiriah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebelumnya, pemerintah menunda pelaksanaan cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri 2020. Alasannya untuk mencegah arus mudik di tengah pandemik COVID-19 yang melanda Indonesia.

Sebelumnya pemerintah telah berencana memindahkan cuti bersama Idul Fitri ke akhir tahun 2020, atau bertepatan dengan Idul Adha. Namun di dalam Keputusan Presiden (Keppres) nomor 17 tahun 2020 tentang Cuti Bersama Pegawai ASN Tahun 2020, Jokowi malah menetapkan pengganti cuti bersama Idul Fitri berada di akhir tahun.

1. Pengganti cuti bersama Idul Fitri digabung dengan cuti Natal

Pemerintah Putuskan Cuti Bersama Idul Fitri pada 28-31 Desember 2020 Aktivitas pasar yang tidak mengindahkan jaga jarak di tengah pandemik COVID-19 (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Dalam Keppres ini disebutkan tanggal-tanggal yang masuk sebagai cuti bersama bagi ASN. Selain pengganti cuti bersama Idul Fitri, pemerintah juga menyelaraskannya dengan cuti bersama di Hari Natal.

"Menetapkan cuti bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara tahun 2020 yaitu pada tanggal 21 Agustus 2020 (Jumat) sebagai cuti bersama Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, tanggal 28 dan 30 Oktober 2020 (Rabu dan Jumat) sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 24 Desember 2020 (Kamis) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal, dan tanggal 28, 29, 30, dan 31 Desember 2020 (Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis) sebagai pengganti cuti bersama Hari Raya Idul Fitri l441 Hijriah," tulis Keppres tersebut.

Baca Juga: Hore! Pemerintah Tetapkan 21 Agustus Sebagai Cuti Bersama ASN 

2. Cuti bersama dari pemerintah tidak mengurangi jatah cuti tahunan

Pemerintah Putuskan Cuti Bersama Idul Fitri pada 28-31 Desember 2020 ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Keppres juga menjelaskan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah tidak akan mengambil jatah cuti tahunan ASN, sehingga jatahnya tetap berada di luar cuti tahunan. "Cuti bersama sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu tidak mengurangi hak cuti tahunan Pegawai Aparatur Sipil Negara," tulis Keppres.

Kepada ASN yang tidak diberikan hak cuti bersama karena jabatannya, Keppres juga menyebut bahwa cuti tahunan dari ASN tersebut akan ditambah.

"Pegawai Aparatur Sipil Negara yang karena jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan," putus Keprres.

3. Penetapan cuti bersama melihat perkembangan kasus COVID-19

Pemerintah Putuskan Cuti Bersama Idul Fitri pada 28-31 Desember 2020 Rapat Terbatas Presiden Joko Widodo dengan Menteri Kabinet Indonesia Maju (IDN Times/Fitang Budhi Adhitia)

Pemerintah Indonesia sebelumnya memutuskan tidak ada cuti bersama pada perayaan Idul Fitri. Cuti bersama tersebut diganti lain waktu, melihat perkembangan kasus virus corona atau COVID-19 di Indonesia.

Saat itu pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang larangan mudik, sehingga cuti bersama Idul Fitri ditiadakan. Bahkan ASN diminta masuk seperti biasa usai libur hari besar.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah masih mencari waktu yang tepat untuk cuti bersama. Opsi pertama adalah saat Idul Adha dan kedua saat akhir tahun.

"Cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idulfitri belum ada perubahan, tetap yaitu digeser pada 28, 29, 30, dan 31 Desember, dengan pertimbangan ini adalah tempat yang paling aman untuk membuat prediksi-prediksi dalam kaitannya masalah wabah COVID-19," tutur Muhadjir Rabu (20/5/2020)

Baca Juga: 3.747 Praja IPDN Halalbihalal Saat Idulfitri, Ini Klarifikasi Rektor

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya