Comscore Tracker

Polisi Ungkap Fakta Baru Pesta Gay, Peserta Bermain Lomba Botol

Ada 9 orang yang ditetapkan sebagai tersangka

Jakarta, IDN Times - Jajaran Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menggelar rekonstruksi kasus pesta gay di Jakarta Selatan pada Rabu (3/9/2020).

Terdapat sejumlah fakta baru dari rekonstruksi kasus itu, seperti rangkaian lomba yang diadakan di pesta gay. Dalam lomba, pemenang akan mendapatkan hadiah berupa diskon biaya sebesar 50 persen untuk event pesta gay berikutnya.

"Ada satu hal terungkap saat rekonstruksi. Setiap pemenang dari game akan diberi hadiah terkait event selanjutnya dengan diskon 50 persen," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Jumat (4/9/2020).

1. Panitia menyewa kamar hotel seharga Rp1,3 juta

Polisi Ungkap Fakta Baru Pesta Gay, Peserta Bermain Lomba BotolKonferensi Pers Kasus Pesta Gay (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Fakta selanjutnya dari adegan rekonstruksi, panitia pesta ternyata merogoh kocek hingga Rp1,3 juta untuk menyewa kamar hotel. Diketahui rekonstruksi jika kamar hotel disewa setelah para tersangka berunding dua kali di sebuah kedai kopi di Jakarta Selatan.

"Tersangka R mengajak tersangka lain yaitu K, B, N, dan tersangka P. P ini pakai peran pengganti," kata salah satu penyidik membacakan adegan rekonstruksi tersebut.

Baca Juga: Pesta Gay di Jakarta Selatan, Polisi Lakukan 26 Adegan Rekonstruksi

2. Peserta mengadakan lomba estafet botol yang berujung hubungan intim

Polisi Ungkap Fakta Baru Pesta Gay, Peserta Bermain Lomba BotolKonferensi Pers Kasus Pesta Gay (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Satu lomba yang diadakan di pesta gay ini adalah lomba berhubungan intim. Setelah peserta pesta tiba, mereka akan diminta mandi secara bergantian dan memulai game dengan menyetel musik, lalu peserta menggilir botol secara estafet.

Setelah musik akan berhenti dan botol berada di satu pria, maka pria itu harus maju dan mengikuti lomba seks dengan peserta pria lainnya.

3. Tantangan meminum obat perangsang dan minuman keras

Polisi Ungkap Fakta Baru Pesta Gay, Peserta Bermain Lomba BotolKonferensi Pers Kasus Pesta Gay (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Selain menggunakan metode estafet botol, peserta ditantang menenggak obat perangsang dan minuman keras jenis anggur, kemudian melakukan hubungan seks.

"Adegan 23 A dimulai lomba kedua dengan cara botol air diputar estafet dan diputarkan musik. Saat musik berhenti, peserta mulai memainkan permainan," ujar salah seorang penyidik.

4. Pesta gay sudah enam kali dilakukan

Polisi Ungkap Fakta Baru Pesta Gay, Peserta Bermain Lomba BotolIlustrasi tersangka (IDN Times/Bagus F)

Diberitakan IDN Times sebelum, polisi menggerebek kegiatan pesta gay di Apartemen Kuningan Suites, Setiabudi Utara Raya, Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu 29 Agustus 2020. Sebanyak 56 orang diamankan dalam penggerebekan ini, namun hanya sembilan orang di antaranya menjadi tersangka.

"Sembilan tersangka penyelenggaranya langsung, 47 saksi tidak ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam rilis di Polda Metro Jaya, Rabu 2 September 2020.

Tema pesta gay itu adalah "Kumpul-kumpul Pemuda Rayakan Kemerdekaan" dengan kostum yang ditentukan. Peserta juga diminta mengenakan masker merah-putih. Para panitia mengaku sudah enam kali menggelar acara pesta gay seperti ini.

Atas perbuatannya, sembilan tersangka tersebut dikenakan Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 33 Jo Pasal 7 Undang-Undang Pornografi.

Baca Juga: Satu dari Sembilan Tersangka Pesta Gay di Jaksel Ternyata Positif HIV

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya