Comscore Tracker

Perkuat Pendidikan Digital, Pemerintah Siapkan Dana Rp22 Triliun 

Pendidikan berbasis digital bisa menghilangkan kesenjangan

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin menjelaskan, sistem pendidikan berbasis digital diharapkan mampu mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh daerah di Indonesia. Selain itu, juga menegasikan kesenjangan tingkat pendidikan di masyarakat pada masa mendatang.

Ma'ruf pun mengimbau agar terobosan berkaitan dengan pendidikan berbasis digital terus dikembangkan lagi.

Baca Juga: Siswa Terkendala Kuota Saat PJJ, KPAI: Gratiskan Internet 6 Bulan

1. Pendidikan digital merupakan terobosan yang berdampak besar

Perkuat Pendidikan Digital, Pemerintah Siapkan Dana Rp22 Triliun Ilustrasi anak belajar di rumah selama pandemik COVID-19 (IDN Times/Ita Malau)

Hal itu disampaikan Wapres saat menerima pengurus Yayasan Memajukan Ilmu Kebudayaan (YMIK) di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat.

"Dengan (pendidikan) digital, mungkin juga bisa menghilangkan kesenjangan, bisa pemerataan kesenjangan. Saya kira ini suatu upaya yang luar biasa, sebagai suatu terobosan serta dampaknya akan mendorong pendidikan tinggi yang lain juga," kata Maruf melalui keterangan tertulis, Rabu (8/7/2020).

Baca Juga: Mahasiswa Palembang Bikin Aplikasi Deteksi Buah Segar

2. Pemerintah menyiapkan dana Rp22 triliun untuk pendidikan digital

Perkuat Pendidikan Digital, Pemerintah Siapkan Dana Rp22 Triliun Ilustrasi belajar dari rumah (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ma’ruf menuturkan, pemerintah terus berusaha memajukan pendidikan dengan penggunaan teknologi mutakhir dan mengikuti perkembanga zaman. Hal ini dipertegasnya dengan menyebutkan alokasi dana yang dapat digunakan untuk menunjang perbaikan tersebut.

“Pemerintah mungkin akan menyediakan dana sekitar Rp22 triliun lebih, supaya nanti sampai pelosok, dan bisa digunakan untuk layanan pemerintahan, birokrasi, sosial, dan lain-lain, terutama juga untuk pendidikan," tuturnya.

Baca Juga: [WANSUS] Menjajal Rapat, Aplikasi Besutan Anak Muda Asal Palembang

3. Pendidikan digital bisa digunakan untuk reformasi birokrasi

Perkuat Pendidikan Digital, Pemerintah Siapkan Dana Rp22 Triliun Tayangan pembelajaran di TVRI untuk siswa belajar di rumah, Senin (13/4). IDN Times/Wayan Antara

Pendidikan digital kata Ma'ruf, mampu mendukung terbentuknya Reformasi Birokrasi yang terus diupayakan demi memaksimalkan efisiensi pemerintahan. Ia kembali menegaskan pendidikan digital sangat dibutuhkan.

"Jadi, memang pendidikan (digital) harus dimulai untuk melahirkan tenaga kerja yang siap. Ke depan itu terutama birokrasi, itu salah satu upaya dalam reformasi birokrasi. Itu adalah layanan digital, birokrasi digital, pemimpin digital, pokoknya semuanya serba digital," ujar Ma'ruf Amin.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Dorong Pesantren Lakukan Inovasi di Era New Normal

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya