Comscore Tracker

TNI AD Gunakan Helm Thermal, Deteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter 

Salah satunya akan diterapkan di RSPAD Gatot Soebroto

Jakarta, IDN Times - TNI AD yang bertugas di lapangan untuk menertibkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, dibekali helm Thermal KC Wearable. Teknologi anyar ini mampu mendeteksi suhu tubuh seseorang dari jarak 10 meter, sebagai deteksi dini COVID-19.

Kepala Dinas TNI AD, Kolonel Infantri Nefra Firdaus mengatakan, helm therman ini merupakan inovasi teknologi canggih yang mendeteksi lebih cepat dan efektif dibandingkan thermo gun biasa.

"Inovasi ini dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang melalui jarak sampai dengan 10 meter. Selain itu dapat memeriksa suhu tubuh orang yang lebih banyak dan tentunya waktunya akan lebih cepat dan efektif. Selama ini kita hanya menggunakan thermo gun, sehingga lebih cepat dan efektif," katanya seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/5).

1. Risiko penularan petugas menjadi lebih rendah

TNI AD Gunakan Helm Thermal, Deteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter Pengukuran suhu tubuh pengunjung Mall (IDN Times/Yurika Febrianti)

Penggunaan helm itu diyakini meminimalisir personel TNI AD terpapar virus corona ketimbang hanya menggunakan thermo gun biasa. Apalagi dengan helm, anggota TNI AD cukup memantau suhu tubuh seseorang dari jarak jauh.

"Kami sosialisasi sekaligus latihkan penggunaannya di Mabes AD. Selain untuk mendeteksi dan menyeleksi orang yang masuk ke fasilitas TNI AD, termasuk rumah sakit, ini juga menegaskan komitmen TNI AD dalam memutus dan mencegah penyebaran pandemik COVID-19," kata dia.

Baca Juga: Kisah Nakes di Palembang, 11 Jam Tahan Pipis Saat Pakai Hazmat

2. Deteksi suhu tubuh dari jarak 10 meter

TNI AD Gunakan Helm Thermal, Deteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter Pekerja diperiksa suhu tubuhnya sebelum mengikuti rapid test atau pemeriksaan cepat COVID-19 di Aula Serba Guna Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Jumat (1/5)(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Seorang peserta pelatihan dari kesehatan Sekolah Calon Perwira AD di Bandung, Letnan Dua CKM (K) dr Eva mengatakan, helm thermal KC wearable sangat membantu tenaga medis karena karena lebih cepat saat screeningtemperatur tubuh seseorang.

"Selama ini untuk mengecek suhu tubuh, kita lakukan satu per satu dan dengan jarak yang dekat. Namun dengan alat ini, kita dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang lebih cepat, dan dapat dilakukan dari jarak jauh tanpa harus mendekati orang tersebut," kata Eva.

3. Pelatihan penggunaan helm canggih ini dilakukan di Mabes AD dan RSPAD Gatot Soebroto

TNI AD Gunakan Helm Thermal, Deteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Pada pelatihan yang dilakukan di Mabes AD, lanjut Nefra, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, ikut mengawasi cara penggunaan dan sistem kerjanya. Pelatihan yang dilakukan di Mabes AD dan RSPAD pada Kamis kemarin (28/5) diikuti perwakilan Satuan Kesehatan dari Kesehatan Mabes AD, Akademi Militer di Magelang, Sekolah Staf & Komando AD di Bandung, Sekolah Calon Perwira AD di Bandung, dan RSPAD.

Baca Juga: Eijkman: RSPAD Terapkan Plasma Konvalesen Sembuhkan Pasien COVID-19 

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya