Comscore Tracker

Tak Cuma Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Ini Syarat Penerima Bantuan

Gak sekadar punya gaji di bawah Rp5 juta per bulan ya!

Jakarta, IDN Times - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menyatakan siap menjalankan program subsidi gaji bagi pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta. Subsidi langsung ini dikeluarkan oleh pemerintah untuk membantu pekerja terdampak pandemik COVID-19.

"Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemenaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kita targetkan program ini dapat berjalan bulan September, " kata Menaker Ida Fauziyah melalui keteranganya.

1. Bantuan untuk pekerja swasta, bukan pegawai BUMN dan PNS

Tak Cuma Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Ini Syarat Penerima BantuanIlustrasi ekonomi terdampak pandemik COVID-19 (IDN Times/Arief Rahmat)

Ida menjelaskan, bantuan ini akan diberikan kepada pekerja swasta di luar PNS dan bukan pegawai BUMN yang memiliki gaji di bawah Rp5juta. Diperkirakan ada 13,8 juta pekerja yang menerima bantuan ini.

Data tersebut berasal dari BPJS Ketenagakerjaan yang akan terus divalidasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran, dan meminimalkan terjadinya duplikasi data. Pemerintah berharap, subsidi ini bisa menjaga daya beli dan kesejahateraan pekerja yang terdampak COVID-19.

Baca Juga: Kemenkeu Berencana Beri Bantuan Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp5 Juta

2. Harus aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Tak Cuma Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Ini Syarat Penerima BantuanIDN Times/Bagus F

Penerima subsidi harus pekerja yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

"Penerima subsidi gaji adalah pekerja yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai apresiasi bagi para pekerja yang terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan, " katanya.

3. Pekerja akan menerima Rp600 ribu selama empat bulan

Tak Cuma Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Ini Syarat Penerima BantuanIlustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Menaker Ida kembali menjelaskan, subsidi gaji diberikan sebesar Rp600 ribu selama empat bulan, dan akan diberikan tiap dua bulan sekali. Artinya, dalam satu kali pencairan para pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta.

"Pemerintah akan membayarkan dua kali karena kita ingin memastikan daya beli dan konsumsi tetap terjaga, mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat," ujarnya.

Pada program subsidi ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menganggarkan dana sekitar Rp33,1 triliun. Diharapkan stimulus baru ini mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga agar terhindar dari resesi.

Baca Juga: Insentif Rp2,4 Juta untuk Karyawan hingga Tukang Sate Masih Finalisasi

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya