Comscore Tracker

Kementerian BUMN Bakal Gabungkan 22 Hotel Milik Negara 

Sudah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman

Jakarta, IDN Times - Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, bakal menggabungkan seluruh hotel milik negara. Langkah pertama telah dilakukan lewat penandatanganan nota kesepahaman rencana konsolidasi bisnis hotel oleh lima BUMN pada Senin (14/9/2020).

"Sejalan dengan langkah Kementerian untuk menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif baik di dalam maupun di luar negeri, maka salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan dan mengoptimalisasikan hotel-hotel milik
BUMN," kata Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo melalui keterangan tertulis, Selasa (15/9/2020).

Lima BUMN yang melakukan penandatangan antara lain PT Garuda Indonesia Tbk,  PT Hotel Indonesia Natour, PT Pertamina, PT Wijaya Karya dan PT Pegadaian.

1. Sebanyak 22 hotel akan digabung

Kementerian BUMN Bakal Gabungkan 22 Hotel Milik Negara Hotel Indonesia Kempinski Jakarta yang berada di Bundaran HI (IDN Times/Besse Fadhilah)

Baca Juga: Holding Perkebunan Rampingkan Jumlah Direksi Anak Usaha

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman itu, kelima BUMN berkomitmen mengonsolidasikan bisnis hotel, tidak terbatas pada aset dan liabilitas yang mencakup 22 unit hotel dan dua operator managemen milik Hotel Indonesia Natour, Pegadaian, Garuda Indonesia maupun Pertamina.

"Penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan langkah awal dan sebagai tindak lanjut dari rangkaian kesepakatan dan diskusi yang telah dilaksanakan oleh para pihak serta arahan dari keputusan Kementerian BUMN," ujarnya.

2. BUMN akan dikembalikan ke core bisnis masing-masing

Kementerian BUMN Bakal Gabungkan 22 Hotel Milik Negara IDN Times / Auriga Agustina

Dia menyatakan, BUMN perlu kembali ke core business masing-masing. Sehingga sektor perhotelan sebagai anak usahanya, perlu diatur lagi sehingga BUMN yang bersangkutan bisa kembali menjalankan usaha sesuai inti bisnis yang dimiliki.

"Hotel-hotel milik BUMN memiliki lokasi yang sangat strategis, sehingga jika kita bisa fokus memberikan pelayanan yang baik maka sangatlah mungkin hotel milik BUMN ini menjadi kebanggaan Indonesia," ujarnya.

3. Erick Thohir akan merampingkan BUMN jadi 40 perusahaan

Kementerian BUMN Bakal Gabungkan 22 Hotel Milik Negara Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan kata sambutan (Dok. IDN Times/Humas BUMN)

Sebagai bagian dari langkah transformasi dalam rangka menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang efisien dan sebagai global player, Menteri BUMN Erick Thohir juga bakal merampingkan BUMN.

Dari semula berjumlah 142 perusahaan, saat ini menjadi 107 dan selanjutnya bakal ditargetkan tersisa menjadi 40 BUMN saja.

"Hotel-hotel miliki BUMN akan dikonsolidasikan sehingga diharapkan dapat menjadi lebih efisien dan kompetitif serta mampu bersaing dengan industri perhotelan di dalam dan di luar negeri," ujarnya.

Baca Juga: Holding BUMN Asuransi Resmi Terbentuk, Bahana Jadi Nakhoda 

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya