Comscore Tracker

[BREAKING] Moeldoko Jabat Ketua Umum Partai Demokrat Versi KLB

Moeldoko minta keseriusan peserta KLB

Jakarta, IDN Times - Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat memutuskan Moeldoko sebagai Ketua Umum. Kongres diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut), Jumat (5/3/2020).

"Kongres luar biasa Partai Demokrat menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan pertama, dari calon kedua tersebut atas voting berdiri, maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2021-2025," kata Jhoni Allen Marbun, pimpinan sidang KLB Partai Demokrat di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, seperti dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (5/3/2021).

1. Moeldoko minta keseriusan peserta KLB

[BREAKING] Moeldoko Jabat Ketua Umum Partai Demokrat Versi KLBIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Baca Juga: Demokrat: Yang Hadiri KLB Bukan Pemilik Suara Sah

Moeldoko pun bergabung melalui sambungan virtual. Ia mengatakan, peserta KLB harus serius atas keputusan itu. 

“Untuk itu tolong saudara-saudara jawab untuk memastikan, tolong dijawab,  sesuai AD/ART atau tidak,” katanya melalui saluran telepon kepada peserta KLB. “Siap, sesuai,” jawab peserta KLB di dalam ruangan.

Moeldoko mengaku menghargai dan menghormati hasil KLB yang menentukan KLB untuk melengserkan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).  

“Dengan demikain saya menghargai dan menghormati permintaan saudara untuk kita terima menjadi ketua umum,” katanya.

Baca Juga: [BREAKING] Massa Demokrat Ricuh, Bentrok 2 Kubu Pro dan Kontra KLB

2. DPP Demokrat tegaskan peserta KLB bukan pemilik suara sah

[BREAKING] Moeldoko Jabat Ketua Umum Partai Demokrat Versi KLBKetum Partai Demokrat AHY berfoto bersama di kantor Fraksi Partai Demokrat (FPD) di Senayan pada Kamis, 6 Agustus 2020 (Instagram.com/agusyudhoyono)

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra sebelumnya menegaskan, 1.200 orang peserta KLB bukan pemilik suara sah. KLB Partai Demokrat di Sumut tidak bisa memilih ketua umum Demokrat untuk mengganti AHY.

"Padahal kenyataannya yang hadir (KLB) bukanlah pemilik suara, melainkan hanya kader atau mantan kader yang dibuat seakan-akan pemilik suara sah dan mewakili kota, kabupaten, atau provinsi tertentu," kata Herzaky melalui keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Jumat (5/3/2021).

3. KLB dilakukan dengan cara tidak lazim

[BREAKING] Moeldoko Jabat Ketua Umum Partai Demokrat Versi KLBANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Menurutnya, pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) menggunakan cara yang tak lazim untuk menyelenggarakan KLB. Ia mencontohkan, seperti penuturan para kader dan pemilik suara sah yang diancam karena menolak hadir.

"Hal itu merupakan bentuk kesewenang-wenangan oknum kekuasaan yang menyalahgunakan kekuasaan dan kemampuan finansialnya merebut paksa kursi Ketua Umum PD dari Ketua Umum PD yang sah, berdasarkan hasil Kongres V Tahun 2020," kata Herzaky.

Baca Juga: KLB Partai Demokrat, Ini 5 Calon yang Diisukan Maju Sebagai Ketum 

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya