Comscore Tracker

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya 

Keep it safe, Guys!

Dalam berhubungan intim, beberapa pasangan biasanya mencoba gaya baru sebagai variasi. Tapi, ada baiknya kamu mengetahui efek negatif melakukan variasi tertentu. Contohnya seks anal. 

Seks anal merupakan praktik memasukkan penis, jari, atau benda asing ke dalam anus. Beberapa orang yang pernah melakukan seks anal menganggapnya hal biasa, tapi perlu diketahui jika seks anal bisa menyebabkan beberapa penyakit jika tidak dilakukan dengan benar.

Penasaran apa saja? Simak artikel ini ya!

1. Prolaps dubur atau lubang anus longgar)

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya karousell.com

Prolaps dubur merupakan kondisi di mana rektum, bagian terakhir dari usus besar sebelum keluar dari anus, kehilangan keterikatan normalnya di dalam tubuh. Menurut fascrs.org. kondisi ini membuat lubang anus terasa longgar, dan akan membuat kamu tidak nyaman. Prolaps dubur bisa diakibatkan oleh perilaku seks anal yang cukup ekstrem.

2. Wasir

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya istockphoto.com

Wasir atau hemoroid, merupakan pembengkakan atau pembesaran dari pembuluh darah di usus besar bagian akhir (rektum), serta dubur atau anus. Penyakit ini sering dialami oleh orang lanjut usia.

Namun dilansir dari medicalnewstoday.com, wasir juga bisa terjadi akibat iritasi ketika melakukan seks anal.

3. Abses anus

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya medicalnewstoday.com

Abses anus atau dubur terjadi ketika rongga di anus terisi dengan nanah. Ini menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, kelelahan, prolaps dubur, dan demam. Dalam beberapa kasus, abses anus dapat menyebabkan fistula ani yang menyakitkan. Dilansir dari healthline.com, salah satu penyebab abses anus ialah melakukan seks anal.

Baca Juga: Panduan Hubungan Seks saat Virus Corona Mewabah, 8 Hal Ini Penting!

4. Infeksi bakteri

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya djtrumpnetwork.com

Anus tidak memiliki sel yang menciptakan pelumas atau lubrikasi alami seperti vagina. Lapisan rektum juga lebih tipis dari organ intim perempuan. Kurangnya pelumasan dan jaringan yang lebih tipis meningkatkan risiko sobeka, atau terkait gesekan di anus dan rektum.

Karena tinja yang secara alami mengandung bakteri melewati rektum dan anus ketika meninggalkan tubuh, maka bakteri berpotensi menginvasi kulit melalui luka tersebut. Ini meningkatkan risiko abses dubur, infeksi kulit yang dalam yang biasanya memerlukan perawatan dengan antibiotik.

5. Potensi sebabkan HIV

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya freepik/spukkato

HIV merupakan salah satu virus yang sangat berbahaya bagi manusia, mengingat hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penderitanya. CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyebut aktivitas seksual melalui anal sangatlah berisiko terinfeksi HIV.

Menurut mereka, risiko dasar terkena HIV sangat tinggi karena lapisan rektumnya yang tipis, dan memungkinkan HIV masuk ke dalam tubuh selama hubungan seks anal. Pasangan insersif juga berisiko terkena HIV selama seks anal.

6. Herpes

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya vivasante.be

Herpes adalah salah satu penyakit yang dapat menyerang kulit dan kelamin. Penyakit yang disebabkan virus ini ditandai dengan munculnya lepuhan pada kulit di sekitar kelamin ataupun juga bibir.

Dari medicalnewstoday.com, salah satu penyebab infeksi herpes adalah perilaku seks anal yang tidak menggunakan pengaman seperti kondom.

7. Berisiko terjangkit COVID-19

Waspada, Seks Anal Sebabkan 7 Penyakit Berbahaya koreatechtoday.com

Pandemik COVID-19 menjadi topik global. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, terdapat berbagai media penularan virus mematikan ini. Menurut livescience.com, jurnal Emerging Microbes and Infections yang diterbitkan pada 17 Februari lalu, menyatakan jika virus SARS-CoV-2 atau yang kerap dikenal dengan virus corona juga ditemukan di feses. Maka penularan COVID-19 bisa saja terjadi aktivitas seks anal.

Itu tadi sederet bahaya jika kamu melakukan seks anal. Ajak diskusi pasanganmu untuk mencari variasi yang lebih baik dan tidak membahayakan satu sama lain.

Baca Juga: Yakinkah Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya