Comscore Tracker

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sini

Domba umum dijadikan sebagai hewan kurban

Hari Raya Iduladha pada 10 Zulhijah 1441 Hijriah, bakal diperangi pada 31 Juli 2020. Sebagian dari warga muslim pasti sudah menyiapkan hewan kurban seperti sapi dan kambing.

Walau lebih jarang disembelih dibandingkan dengan sapi atau kambing, nutrisi dalam daging domba tak boleh diremehkan, lho. Tapi apakah daging domba lebih sehat dari kambing? Lalu daging mana yang mengandung protein lebih tinggi? Ketahui lebih detail di sini, yuk!

1. Nilai gizi di daging domba

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sinigreatbritishmeat.com

Menurut laman Nutrition Data, inilah gizi makronutrien yang terkandung dalam 100 gram daging domba:

  • Total kalori: 243 kkal
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Serat: 0 gram
  • Gula: 0 gram
  • Lemak: 13,5 gram (terdiri dari 5,6 gram lemak jenuh, 5,7 gram lemak tak jenuh tunggal, dan 1,0 gram lemak tak jenuh ganda)
  • Omega-3: 190 mg
  • Omega-6: 730 mg
  • Protein: 28,4 gram

Sementara, inilah vitamin yang terkandung dalam daging domba:

  • Vitamin B12: 38%
  • Vitamin B3: 27%
  • Vitamin B2: 11%
  • Vitamin B5: 6%
  • Vitamin K2: 5%
  • Vitamin B6: 5%
  • Folat: 4%
  • Vitamin B1: 3%
  • Vitamin E: 1%

Dan inilah mineral yang ada dalam daging domba:

  • Seng: 51%
  • Selenium 44%
  • Fosfor: 17%
  • Zat besi: 12%
  • Potasium: 7%
  • Tembaga: 6%
  • Magnesium: 5%
  • Sodium: 3%
  • Kalsium: 2%
  • Mangan: 1%

2. Daging domba mengandung L-Carnosine yang tinggi

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Siniapplestonemeat.com

Dalam 100 gram daging domba mengandung 400 mg L-Carnosine, bahkan lebih tinggi dari daging sapi yang hanya 365 mg. L-Carnosine merupakan senyawa yang mengandung dua asam amino (protein). Yakni beta-alanine dan histidine menurut hasil studi berjudul "Nutritional Composition of Red Meat" yang ditulis oleh P. G. Williams.

Senyawa ini memiliki efek anti-aterosklerotik, artinya bisa melindungi dari penyakit kardiovaskular. Selain itu, L-Carnosine bisa mengurangi glikasi gula dan protein dalam tubuh.

Glikasi adalah proses di mana gula mengikat protein, lemak, dan minyak, lalu mengubahnya jadi AGEs (Advance Glycatin End-prducts). Menurut studi berjudul "Would Carnosine or a Carnivorous Diet Help Suppress Aging and Associated Pathologies?" yang ditulis oleh Alan R Hipkiss, AGEs adalah senyawa yang bisa menyebabkan peradangan dan stres oksidatif dan berperan penting dalam proses penuaan.

3. Proteinnya lebih tinggi dari daging kambing

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sinifieldandflower.co.uk

Lalu berapa kandungan protein pada daging domba? Dikutip dari laman Nutrition Advance, dalam 100 gram daging domba terdapat 25-30 gram protein. Jumlah ini lebih tinggi dari daging kambing yang proteinnya hanya 21,9 gram, tutur laman Calorie Slism. Sementara, menurut laman Nutritionix, protein pada daging sapi ialah 26 gram per 100 gram.

Apa manfaat protein bagi kesehatan? Protein bisa mendorong massa otot, berkaitan dengan pertumbuhan dan perbaikan sel, serta identik dengan rasa kenyang yang lebih tinggi. Disarankan untuk mengonsumsi 56 gram protein per hari untuk laki-laki dan 46 gram untuk perempuan, tegas laman Healthline.

4. Sumber omega-3 yang baik

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sinimeat-online.co.za

Mungkin, kamu berpikir kalau hanya ikan laut yang kaya dengan asam lemak omega-3. Tetapi, siapa sangka kalau daging domba mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi? Dilansir dari laman Nutrition Data, terdapat 580 mg omega-3 dan 750 mg omega-6 dalam 100 gram iga domba. Jumlah omega-3 akan semakin tinggi jika domba diberi makan rumput segar.

Apa manfaat yang didapat jika kita mengonsumsi asam lemak omega-3? Menurut laman Web MD, manfaatnya adalah menurunkan tekanan darah, mengurangi trigliserida, memperlambat perkembangan plak di arteri, mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, serta mengurangi kemungkinan kematian jantung mendadak.

Baca Juga: Katanya sih Lebih Sehat, Ini 7 Fakta Plus Minus tentang Daging Imitasi

5. Mengandung creatine dengan jumlah yang signifikan

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sinimbfoodslt.com

Tahukah kamu, apa itu creatine? Ini adalah zat yang secara alami ditemukan di otot. Fungsinya untuk membantu otot menghasilkan energi selama latihan dengan intensitas tinggi, terang laman Healthline. Tak heran kalau suplemen creatine sangat populer di kalangan atlet dan binaragawan serta orang yang sedang membentuk otot.

Lantas, berapa banyak kandungan creatine dalam daging domba? Menurut buku berjudul Creatine: The Power Supplement yang ditulis oleh Melvin H. Williams, Richard B. Kreider, dan J. David Branch, terdapat 300-500 mg creatine per 100 gram daging domba. FYI, kamu memerlukan 20 gram creatine per hari jika ingin membentuk otot, saran laman Everyday Health.

6. Mengandung glutathione yang berfungsi sebagai antioksidan

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sinithemeatbox.co.nz

Ternyata, daging domba mengandung glutathione yang berperan penting dalam melindungi kesehatan dan sistem pertahanan antioksidan internal. Ini ditegaskan dalam studi berjudul "Nutritional Composition of Red Meat" yang ditulis oleh Peter A. Williams dan dipublikasikan di tahun 2007.

Bahkan, menurut penelitian berjudul "Role of Glutathione in Cancer Progression and Chemoresistance" yang diterbitkan di Oxidative Medicine and Cellular Longevity pada tahun 2013, glutathione bisa mencegah perkembangan kanker.

Meski tubuh bisa membuat senyawa glutathione dari asam amino sistein, asam glutamat dan glisin, tapi kita disarankan untuk mengonsumsi glutathione lebih banyak dari makanan, termasuk dari daging domba.

7. Daging domba mengandung asam linoleat terkonjugasi

Daging Domba Memiliki Gizi Tinggi Ketimbang Kambing? Cek Fakta di Sinishepherdmeats.com

Dan yang terakhir, daging domba mengandung asam linoleat terkonjugasi atau conjugated linoleic acid (CLA). Bahkan, kadar CLA pada daging domba lebih tinggi daripada daging lainnya. Dilansir dari laman Nutrition Advance, terdapat 4-19 mg CLA per gram kadar lemak di daging domba.

Coba bandingkan dengan daging sapi yang hanya 1,2-4,0 mg atau daging babi dan unggas yang kurang dari 1,0 mg. Ini dikutip dari penelitian berjudul "Conjugated Linoleic Acid in Meat and Meat Products: A Review" yang dipublikasikan di jurnal Meat Science pada tahun 2006. Tingkat CLA yang tinggi berkaitan dengan penurunan risiko infark miokard (serangan jantung).

 

Itulah berbagai kandungan di dalam daging domba. Setelah tahu segudang manfaatnya, jangan menolak jika diberi daging domba ya. Tapi jangan berlebihan juga.

Baca Juga: Kesehatan Mental Hewan Kurban Berpengaruh pada Kualitas Dagingnya

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya