Comscore Tracker

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Ini

Warna dan tekstur jadi kunci saat membeli

Brokoli sering dijumpai dalam menu masakan sehari-hari. Sayuran hijau tua ini terkenal dengan serat dan mineral yang melimpah. Maka jangan heran jika banyak orang yang mengolahnya menjadi berbagai sajian lezat.

Kendati sudah sering mengolah brokoli sebagai menu masakan, tapi masih banyak orang yang memilih dan menyimpan secara sembarangan. Hingga membuat brokoli lebih cepat busuk dan terbuang sia-sia. Bagaimana cara benar memilih dan menyimpan brokoli dengan benar? Yuk, simak tips berikut biar gak terbuang sia-sia karena cepat busuk.

1. Pilih brokoli berwarna hijau tua

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Inipexels.com/Castorly Stock

Cara paling mudah saat memilih brokoli dengan melihat warna. Pastikan brokoli yang dipilih berwarna hijau tua yang segar. Brokoli dengan warna ini lebih renyah dan enak saat diolah, karena kualitasnya sangat baik.

Hindari memilih brokoli dengan warna kepala yang sudah kekuningan dan kusam. Warna itu pertanda brokoli sudah lama dipanen, dan masa segarnya sudah terlewati. Jika diolah, brokoli tak akan terasa renyah lagi.

2. Pastikan brokoli tidak dalam keadaan basah

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Iniunsplash.com/Louis Hansel

Perhatikan juga tingkat kelembapan brokoli. Pegang dulu dan pastikan brokoli tidak dalam keadaan basah. Air yang terperangkap di sela-sela kuntum akan menyebabkan brokoli cepat layu dan busuk.

Usahakan memilih brokoli yang masih dalam keadaan kering. Dengan begitu, brokoli bisa bertahan lebih lama dan terhindar dari kebusukan saat disimpan.

3. Pilih brokoli dengan kepala yang kukuh

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Inithekitchn.com

Tekstur kepala brokoli juga menjadi kunci kesegarannya. Brokoli terbaik memiliki tekstur kepala yang kukuh dan tak mudah terlepas dari batangnya jika dipegang. Demikian sebagai tanda  brokoli punya tekstur renyah saat diolah.

Cara mengetahuinya pun cukup mudah hanya dengan memegang dengan tangan sendiri. Remas perlahan, jika saat dilepaskan ada brokoli yang tercabut, itu tandanya kurang baik. Kalau tak ada yang terlepas, brokoli tersebut wajib dibeli.

4. Simpan brokoli dalam bentuk buket

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Inipexels.com/Daria Shevtsova

Menyimpan brokoli dengan benar berarti menjaga kesegarannya. Ratakan terlebih dahulu batang brokoli, lalu letakkan ke dalam mangkuk yang berisikan air setinggi dua sentimeter.

Hadapkan kepala brokoli ke atas dan berada di luar mangkuk. Ini menjadikannya terlihat seperti kumpulan bunga indah. Setelah itu, segera masukkan buket brokoli ke dalam kulkas. Dijamin kualitas dan kesegarannya terjaga banget.

Baca Juga: 8 Tips Memilih dan Menyimpan Sliced Beef biar Selalu Segar, Gak Bau!

5. Bungkus brokoli dengan paper towel

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Iniwikihow.com

Menyimpan brokoli juga bisa dilakukan seperti di supermarket. Yakni membungkus brokoli dengan paper towel hingga ke seluruh bagiannya. Namun sebelumnya semprot terlebih dahulu dengan air dingin.

Semprot sedikit saja ke seluruh bagian kepala brokoli secara merata. Lalu usap brokoli dengan lembut menggunakan paper towel dan langsung bungkus rapi. Segera masukkan brokoli ke dalam kulkas. Cara ini bisa membuatnya tahan hingga empat hari ke depan.

6. Masukkan ke dalam kantong dengan rongga

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Iniruled.me

Jika menginginkan cara yang lebih praktis, simpan brokoli menggunakan plastik ziplock yang dilubangi. Ini bisa mempertahankan kesegaran dan kualitas brokoli selama kurang lebih 3-4 hari.

Tak perlu repot, cukup memasukkan brokoli ke dalam plastik ziplock lalu tutup hingga rapat. Lubangi beberapa bagian plastik secukupnya, tapi pastikan letaknya dekat dengan kepala brokoli agar mendapatkan aliran udara. Setelah itu, masukkan ke dalam kulkas.

7. Potong, rebus, dan bekukan

Memilih dan Menyimpan Brokoli, Ikuti 7 Langkah Inisimplyrecipes.com

Cara ini bisa membuat brokoli bertahan hingga dua pekan. Kualitas brokoli dijamin tak akan berkurang sedikit pun. Cukup dengan memotong bagian kepala brokoli terlebih dahulu hingga menjadi beberapa bagian.

Selanjutnya, rebus brokoli dengan air panas sampai terasa empuk selama kurang lebih tiga menit. tak perlu sampai matang, karena nantinya brokoli itu akan diolah kembali. Jika sudah, segera angkat dan tiriskan hingga tak lagi basah.

Masukkan brokoli ke dalam plastik ziplock dan tutup hingga rapat. Masukkan ke dalam freezer dan biarkan membeku. Jika ingin digunakan kembali, pastikan brokoli sudah dalam keadaan mencair dengan rsuhu ruangan.

Demikian beberapa cara memilih dan menyimpan brokoli dengan benar yang bisa digunakan. Jika brokoli memiliki kualitas baik saat diolah, kandungan gizinya tentu semakin bermanfaatk. Selamat mencoba!

Baca Juga: 10 Tips Menyimpan Bawang Putih biar Lebih Awet dan Selalu Segar

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya