Comscore Tracker

Sepeda Motor Harian Kurang Cocok Menggunakan Disel, Tenaganya Mubazir

Tak terlalu cocok digunakan untuk penggunaan harian

Samarinda, IDN Times - Sepeda motor dengan mesin disel kurang cocok dipakai harian. Selain harganya mahal, pengunaan harian sepeda motor juga tidak butuh torsi besar melainkan daya pacu tinggi.

Mesin disel memang menawarkan keunggulan. Seperti mampu mengangkat beban berat, atau konsumsi bahan bakar yang tidak menguras kantong. Mesin ini digunakan oleh kendaraan besar seperti Royal Enfield.

“Struktur mesin disel kompleks dan berkekuatan tinggi, harga yang ditawarkan juga begitu, tinggi. Yang pasti, masyarakat lebih memilih yang sesuai kantong,” ujar Kepala Bengkel Diler Honda Nusantara Surya Sakti (NSS) Samarinda, May Wijayanto.

1. Mesin disel tak sebanding dengan penggunaan harian

Sepeda Motor Harian Kurang Cocok Menggunakan Disel, Tenaganya MubazirIlustrasi naik motor (Pixabay.com/steelfish)

Selain itu, tenaga besar dari disel tidak sebanding dengan kebutuhan pengguna sehari-hari. Truk, bus, hingga kapal menggunakan mesin disel karena memang diciptakan untuk mengangkut beban yang berat. Sedangkan sepeda motor yang digunakan sehar-hari, hanya membutuhkan kecepatan atau mampu menghadapi segala jenis medan jalan. 

“Bikin tenaga juga jadinya tidak seimbang. Terlalu besar kapasitas torsinya. Sepeda motor dibutuhkan tenaga bukan torsi,” ungkap pria yang sudah 17 tahun bergelut dengan dunia otomotif ini. 

Baca Juga: Tokyo Motor Show 2019: Ini Deretan Mobil Mungil Pencuri Perhatian

2. Komponen ribet, biaya produksi lebih mahal

Sepeda Motor Harian Kurang Cocok Menggunakan Disel, Tenaganya MubazirIlustrasi mesin motor bukan disel (motoris.id)

Selain itu, komponen mesin disel cukup rumit dibandingkan mesin pada umumnya. Biaya produksi mesin disel juga jauh lebih mahal. Itulah yang membuat sebagian produsen menarik kembali motor dari pasaran. 

 “Jadi bisa dibilang tidak ada lagi yang pakai motor bermesin disel,” tambahnya.

3. Mesin disel hanya untuk motor besar

Sepeda Motor Harian Kurang Cocok Menggunakan Disel, Tenaganya MubazirIlustrasi motor (unsplash/Stanislav Kondratiev)

Ia menambahkan, mesin bertorsi tinggi memang memiliki tenaga untuk mengangkut beban besar. Motor bermesin disel kurang tepat untuk kendaraan yang cukup mengangkat beban pengendara dan satu penumpang.

“Kalaupun punya torsi besar, motor itu memiliki silinder besar dan lebih dari satu di dalam mesinnya. Jadi memakan ruang dan pasti motor jadi berukuran besar,” tutupnya.

Baca Juga: 6 Motor Listrik Terbaru yang Sudah Bisa Dibeli di Indonesia

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya