Comscore Tracker

Selain Bising, Pemakai Knalpot Racing Bisa Ditilang! Ini Alasannya 

Ada pasal yang bisa menjerat pengguna knalpot racing, lho!

Jakarta, IDN Times - Knalpot racing dinilai bisa mendongkrak performa motor. Tapi ada saat yang sama juga bisa membuat dongkol pengendara lain. Sebab suara knalpot racing itu berisik banget. Gak pas kalau buat dipakai motor harian.

Selain itu menggunakan knalpot racing ternyata juga bisa ditilang polisi. Sebab ternyata ada undang-undang yang mengatur masalah ini. So, percuma aja bisa ngebut tapi ujung-ujung ditilang polisi.

1. Suara knalpot yang bising jadi persoalan

Selain Bising, Pemakai Knalpot Racing Bisa Ditilang! Ini Alasannya Unsplash/Volkan Olmez

Setiap kendaraan bermotor yang digunakan di jalan diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Termasuk dalam hal kebisingan suara yang termaktub dalam pasal 48 ayat 3b.

Untuk tingkat kebisingan kendaraan bermotor sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 7 tahun 2009. Dalam peraturan tersebut, untuk kendaraan sepeda motor dengan kapasitas mesin hingga 80 cc memiliki batas kebisingan 77 desibel, kapasitas mesin 80 - 175 cc batas kebisingannya 80 desibel dan kapasitas mesin di atas 175 cc batas kebisingannya 83 desibel.

Baca Juga: Yakin Mau Ganti Knalpot Racing? Pahami Dulu Risikonya!

2. Sekalipun tidak berisik, masih bisa kena tilang

Selain Bising, Pemakai Knalpot Racing Bisa Ditilang! Ini Alasannya Unsplash/Artem Bali

Meski knalpot racing sudah dilengkapi silencer seperti DB Killer, tetap tidak aman dari tilang ya, guys. Kali ini pedomannya adalah UU 22 tahun 2009 pasal 285 yang menyebutkan bahwa:

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250 juta.

3. Terutama jelang Asian Games 2018, keamanan dan kenyamanan jalan jadi prioritas

Selain Bising, Pemakai Knalpot Racing Bisa Ditilang! Ini Alasannya Unsplash/Dan Burton

Sejumlah persiapan terus dilakukan pemerintah untuk menyambut ajang olahraga terbesar di Asia pada 18 Agustus mendatang. Termasuk penertiban knalpot-knalpot bising yang melintas di jalan raya. "Segala jenis pelanggaran akan ditindak," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf kepada IDN Times (28/7). Jadi, pertimbangkan dulu sebelum ganti knalpot racing ya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Gokil! 5 Motor RX King Ini Dijual dengan Harga Selangit

Topic:

  • Sidratul Muntaha

Berita Terkini Lainnya